177
Lifestyle Movies

The Nun : Ngagetin sih, tapi…

Semalam saya dan teman-teman bikin challenge. Nonton The Nun di jam malam. Beberapa orang setuju ikut dan jadilah kami menonton pertunjukan di Cinemaxx pada pemutaran jam 9. Nanggung sih karena harusnya kami nonton di jam 11 malam biar maksimal. Cuma ada yang nggak mau karena jam tidurnya jadi berkurang banyak. 😀

Sebelum menonton saya memang punya ekspektasi yang tinggi pada film ini. Salah satu film yang sudah saya tunggu-tunggu. Apalagi setelah trailernya dirilis dan berhasil membuat saya menjerit karena ada kejutan di dalamnya. Tapi lepas dari itu, saya memang penggemar seri Conjuring, yang menurut saya lebih menyeramkan daripada Insidious.

Salah satu teman saya mewanti-wanti : “Jangan ngarep terlalu banyak lah. Ntar kecewa kayak pas kita nonton Insidious The Last Key”. Iya juga sih, kami kecewa sama seri keempat dari instalment Insidious itu. Bahkan menurut saya kisahnya sudah kedodoran di film yang ketiga.

Makanya untuk yang ini saya jadi agak menurunkan harapan yang sudah terlalu tinggi dan bertanya-tanya apakah The Nun akan memenuhi ekpektasi saya atau malah B aja?

ASAL USUL VALAK

the nun

pic from www.impawards.com

The Nun bercerita tentang sosok iblis bernama VALAK yang muncul di film kedua Conjuring. Iblis yang namanya berarti “yang Tercemar” juga disebut sebagai pangeran kegelapan yang mampu memanipulasi manusia. Sosok ini mencuri perhatian di sekuel Conjuring karena tampilannya yang menyeramkan.

Kisah dimulai ketika gereja Katolik di Vatikan menerima kabar ada seorang biarawati yang mati karena bunuh diri di sebuah biara di Rumania. Karena bunuh diri adalah sebuah tindakan yang dianggap kejahatan dan berdosa, dewan gereja mengutus seorang pastor dan seorang suster untuk menyelidiki sebab bunuh diri tersebut.

Di Rumania mereka bertemu dengan seorang pemuda bernama Frenchie (Jonas Bloquet) yang membantu mengurus semua keperluan mereka. Frenchie adalah penduduk desa di sekitar biara yang bertugas mengantarkan suplai barang kebutuhan para biarawati. Kebetulan, Frenchie lah yang menemukan mayat biarawati yang mati bunuh diri dengan cara menggantung.

Dan dari sinilah kisah horror itu dimulai. Pastor Burke (Damian Bichir) dan Suster Irene (Taissa Farmiga) mengalami kejadian-kejadian mengerikan dan hampir membuat mereka kehilangan nyawa. Semua kisah yang mereka alami di biara tersebut menuntun mereka pada sosok VALAK, yang dianggap telah menghancurkan biara dan para penghuninya.

Kemudian diceritakan bahwa VALAK adalah iblis yang dipanggil dari neraka oleh seorang Duke atau Bupati untuk membantunya mendapatkan kekuasan. Tapi dewan gereja mengetahui perbuatan Duke tersebut dan menggagalkan usahanya. VALAK dikurung dalam ruang bawah tanah dan dikunci dengan sebuah relikui yang konon kabarnya berisi darah dari Yesus Kristus.

Dewan gereja katolik akhirnya mengambil alih istana sang bupati dan meubah tempat itu menjadi biara katolik. Penduduk desa sekitar mempercayai bahwa tempat itu dikutuk.

Selama bertahun-tahun VALAK terkunci sampai akhirnya perang membuat biara itu rusak. Dan kerusakan itu dikabarkan telah membuka pintu gerbang neraka sehingga VALAK pun keluar dari penjaranya dan membunuh korbannya satu demi satu.

Kalau kamu termasuk yang menonton seri Conjuring 1 dan 2, kamu pasti akan tahu bahwa VALAK berhasil lolos dari biara tersebut, Diakhir film ini kita jadi tahu apa hubungan VALAK dengan kisah di film pertama dan kedua, dan campurtangan VALAK sebagai iblis dari neraka dalam membuat kekacauan. Tapi bagaimana dia bisa lolos, dan siapakah yang menjadi perantara dari keluarnya VALAK ke dunia luar, itu yang kudu ditonton sendiri.

Setting kuno dan menyeramkan

The Nun adalah film kelima dari Conjuring Universe setelah Conjuring 1&2 dan Annabele & Annabele Creation. Mengambil setting di tahun 1952, 20 tahun sebelum film Conjuring yang pertama. Latar belakang tempatnya di biara katolik di Rumania yang digambarkan berada di tengah hutan, dengan tampilan yang sangat angker. Nggak heran kalo penduduk sekitar pun menganggap kalau tempat itu terkutuk. Apalagi beberapa penduduk desa dikejutkan dengan banyaknya kejadian bunuh diri yang dilakukan oleh anak-anak remaja di desa itu. Mereka percaya bahwa iblis telah keluar dari biara dan membuat mereka melakukan bunuh diri.

Sepanjang film kita akan disuguhi dengan nuansa horror yang sangat kental. Melihat biaranya saja sudah membuat bulu kuduk merinding, apalagi dengan adanya VALAK di dalamnya. Hampir sebagian besar kisahnya diceritakan pada malam hari sehingga nuansa horornya seperti nggak habis-habis.

Baca juga : Jadi Takut Gelap Gara-Gara Film Lights Out

Beberapa adegan memang sangat mengagetkan. Dan sepertinya memang itulah yang dijadikan senjata oleh sang sutradara untuk menakut-nakuti penonton. Elemen jump scare dalam film ini cukup banyak ditemui, apalagi beberapa scene diambil dengan gaya berputar 360 derajat yang membuat penonton jadi bertanya-tanya ada apa nih disini? Ada apa nih disana?

Lebih dan kurangnya The Nun

Sebagai film ketiga dari seri horror terkenal, saya melihat kisah The Nun ini memang agak sempit dan tidak berkembang. Kita hanya akan melihat tentang bagaimana VALAK mencoba keluar dari biara itu dan menghantui manusia di dunia luar sana.

Ya, ceritanya VALAK ini memang membutuhkan sarana untuk bisa keluar dari tempat dia dikunci dengan merasuki manusia sehingga dia bisa terbebas dari neraka dan menebar terornya.

Buat saya, The Nun tidak berbeda jauh dengan film pertama ANNABELLE yang agak lemah di cerita. Bisa dibilang The Nun hanya kuat di elemen ”Bikin Kaget” tapi biasa saja di segi cerita. Kalau ditanya apakah The Nun bagus, saya akan bilang masih kalah dengan The Conjuring 1 dan 2.

Cuma kalo ditanya apakah filmnya nakutin, saya bilang “cukup nakutin dan ngagetin”.

Sosok VALAK sendiri buat saya sudah tidak terlalu menyeramkan. Tidak seperti ketika pertama kali saya melihatnya di film kedua Conjuring. Bahkan jujur saja, ketika saya menonton Conjuring 2 untuk yang kedua dan ketiga kali, saya malah gemas sama iblis yang satu ini dan rasanya pengen nggampar mukanya pake panci Teflon panas. Hahaha. Mungkin karena sebal sama tingkah lakunya yang suka nakutin orang dan bikin susah kali ya?

Ya tapi amit-amit lah jangan sampai ketemu. Salah-salah malah saya yang bisa kencing di celana.

Oh iya, film horror ini juga diselipin adegan dan dialog-dialog yang cukup mengundang tawa kok. Kayaknya emang sengaja supaya saraf penonton enggak terlalu tegang.

Bicara soal akting pemerannya, tidak ada yang spesial. Taissa Farmiga yang berperan sebagai Irene, suster katolik yang belum diambil sumpahnya, juga tidak terlalu menonjol. Kebetulan Taissa adalah adik dari pemeran utama wanita instalment Conjuring yaitu Vera Farmiga.

Yang menonjol tentu saja sosok VALAK yang diperankan oleh Bonnie Aarons. Dalam kehidupan nyata, sosok Bonnie memang agak unik. Hidungnya yang super mancung dan tubuh tingginya, membuat dia mampu menghidupkan sang iblis ke layar lebar.

Salah satu alasan saya menonton The Nun juga karena James Wan masih duduk di kursi produser. Meskipun agak kecewa juga kenapa bukan dia yang mengarahkan sendiri filmnya. Tapi tugas Corin Hardy sebagai sutradara patut diapresiasi lah ya? Corin Hardy emang belum banyak mengarahkan film. Menurut catatan dia baru mengarahkan The Hallow 3 tahun yang lalu.

Bisa jadi pemilihan sutradara yang relatif masih baru memang karena sang produser ingin memberikan nuansa yang berbeda di film ini dibandingkan beberapa film yang sebelumnya.

Apakah setelah ini akan ada film lain dari seri Conjuring? Saya sih berharapnya begitu. Dan semoga masih akan cukup menyeramkan seperti 2 film sebelumnya.

Menurut saya The Nun layak dapat 3 dari 5 bintang.

Tonton trailernya di sini : 

Selamat menonton!

9 Comments

  1. Zai Z September 8, 2018
    • nunoorange September 10, 2018
  2. BaRTZap September 12, 2018
    • nunoorange September 13, 2018
      • BaRTZap September 13, 2018
  3. Cerita Melalak September 13, 2018
  4. inayah September 13, 2018
    • nunoorange September 13, 2018

Terima kasih sudah baca sampai selesai. Boleh tinggalin sedikit komentar nggak? Nanti saya kunjungi balik deh. Link Hidup akan dihapus ya.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: