Ada Apa Di Kota Lama Semarang?

“Ke Kota Lama yuk!”

“Mo Ngapain?”

“Ya jalan-jalan lah…”

“Ih, jalan-jalan kok ke Kota Lama. Sepi!”

Wah, kurang update kayaknya. Kota Lama Semarang saat ini bukan lagi kawasan yang membosankan dan kumuh. In fact beberapa tahun belakangan kawasan ini semakin “menor” karena dipercantik di sana-sini. Tidak hanya melulu berisi bangunan-bangunan tua yang tampak membosankan bagi sebagian orang, tapi area ini mulai berkembang menjadi salah satu tujuan wisata sejarah yang nggak cuma itu-itu aja.

Pemerintah Kota Semarang sendiri punya niatan untuk melakukan restorasi terhadap beberapa bangunan tua di wilayah ini. Perda no 14 no 2011 menjadi salah satu payung hukum yang digunakan untuk memperlancar proses ini. Restorasi dan renovasi ini ditujukan untuk mempercantik sekaligus menggiatkan kembali kegiatan niaga di sekitar wilayah tersebut. Jadi kawasan ini berpotensi menjadi pusat wisata dan niaga yang diharapkan menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara.

Etapi tenang, restorasi dan renovasi ini nggak akan meubah total atau menghilangkan elemen penting dari bangunan yang bersangkutan atau wajah Kota Lama secara keseluruhan kok. Jadi Kota Lama akan dijaga orisinalitasnya tapi dengan sentuhan yang lebih moderen.

Ada Apa Di Kota Lama Semarang?

Read More

Melatih Pose di Old City 3D Trick Art Museum Semarang

Old City 3D Trick Art Museum Semarang

Siapa yang belum pernah main ke area Kota Lama di Semarang? Wah, berati kamu nggak kekinian. *dikeplak*. Bukan apa-apa, belakangan kawasan Kota Lama kan memang lagi happening banget ceritanya. Keberadaannya sih sudah lama, tapi Kota Lama makin terkenal karena alih fungsinya menjadi salah satu tujuan wisata sejarah kota Semarang.

Kalau dulu paling cuma kenal Gereja Blenduk, Jembatan Mberok, atau gedung Marabunta, tapi sekarang ada banyak yang bisa dikunjungi dan dinikmati. Beberapa tempat makan akan menawarkan pengalaman wisata kuliner tak terlupakan. Kita juga bisa menikmati suasana santai dan sejuk di Taman Srigunting yang berada tepat di samping Gereja Blenduk. Sementara Pasar Klithikan Padangrani menjadi tujuan wisata baru bagi para pecinta barang antik. Belum lagi mulai ada banyak event yang digelar di Kota Lama. Jadi kurang meriah apa coba Kota Lama Semarang?

baca juga Pasar Klithikan Kota Lama Semarang

Old City 3D Trick Art Museum Semarang

Salah satu yang paling baru di Kota Lama adalah 3D Trick Art Museum Old City Semarang. Terletak di Jalan Letjend Suprapto no. 26 Semarang, museum tipuan mata 3 dimensi ini menjadi tempat seru yang perlu dikunjungi, terutama untuk pecinta eksistensi. Lhoh kok begitu? Iya, soalnya museum ini menawarkan pengalaman berfoto seru yang instagram-able banget untuk pecinta narsis. 😀

Terhitung baru di Semarang, tapi museum serupa sebenarnya sudah terlebih dulu ada di beberapa kota besar di Indonesia. Konsep museum tipuan mata ini sudah terkenal di Jogja dan Surabaya. Dan kali ini warga Semarang nggak perlu jauh-jauh ke Jogja atau Surabaya untuk bisa ikut narsis dengan warga sosmed yang lain. Cukup datang ke Kota Lama Semarang dan kita bisa berpose di banyak latar belakang foto lalu unggah ke akun sosmed kita. Whoala! Kita sudah resmi jadi warga kekinian!

Berapa sih harga tiket masuknya?

Read More

Pasar Klithikan Kota Lama Semarang

Sebagai salah satu landscape paling terkenal di Semarang, Kota Lama menyimpan pesonanya sendiri. Meski tidak terlalu luas namun tempat ini menjadi salah satu spot yang wajib dikunjungi tiap kali singgah ke kota Atlas. Kota Lama memang tidak menyajikan wisata yang hingar-bingar namun cukup mampu menghibur terutama bagi mereka yang menyukai wisata nostalgia.

Kawasan Kota Lama memang relatif berkembang dengan cukup pesat beberapa tahun belakangan. Potensi wisata ini tampaknya dilihat oleh Pemerintah Daerah dengan memberikan dukungan bagi infrastruktur wilayah sekitar. Taman Srigunting yang dulunya terkesan biasa saja, sekarang sudah terlihat lebih cantik. Dengan latar belakang Gereja Blendhuk yang terkenal, tempat ini menjadi salah satu taman kota yang paling banyak dikunjungi.

Penataan wilayah Kota Lama juga berkembang dengan hadirnya beberapa area yang memang ditujukan untuk jadi salah satu tujuan wisata. Salah satu yang menjadi perhatian selama hampir 2 tahun belakangan adalah kehadiran pasar klithikan di sekitar area tersebut. Read More

Post #5 – 2013 Festival Kaleng Jadoel Kota Lama

Well…mungkin ini bukan jenis festival yang gegap gempita, tapi tetap menarik. Hanya sehari khusus untuk pecinta barang antik.

Picture 058

Mungkin selama ini kita tidak pernah menyangka bahwa mainan-mainan “kaleng” yang kita punya dulu bisa bernilai sejarah dan ekonomi tinggi. Kereta-keretaan, mobil-mobilan, bahkan hanya sebuah mainan serdadu bersimbal yang jalan kesana-kemari, bisa menjadi sesuatu yang antik selama berpuluh-puluh tahun kemudian. Read More

Festival Kota Lama 2012

Mari kita sejenak menengok pada sejarah dari Kota kita tercinta. Dimana salah satu bagiannya menjadi saksi dari peninggalan akulturasi budaya, yang ironisnya didapat dari proses yang tidak menyenangkan. Tidak ada yang setuju pada perang. Tidak ada yang menyenangkan dari apa yang disebut sebagai penjajahan. Tapi itu terjadi. Dulu. Pada negeri ini, pada kota ini. Dan sisanya, saksi dari apa yang terjadi berpuluh tahun lalu, semakin tergerus jaman, meski kadang masih menghadirkan nostalgia tersendiri bagi banyak orang.

Bagi Semarang, kawasan kota lama adalah bagian yang seperti dibuang sayang. Punya banyak kenangan, tapi sekaligus nyaris terlupakan. Kota lama menjadi landscape yang hanya sekedar dikunjungi tapi terasa tak dimengerti. Pesan sejarah itu hilang pelan-pelan. Warisan itu seperti tak berarti.

Banyak peninggalan sejarah kota lama yang tak terawat dengan baik, hingga rusak dimakan jaman. Padahal di waktu dulu, kawasan ini menjadi bagian yang “bermartabat”. Salah satu sudutnya bahkan mampu membuat Semarang disebut sebagai Venesia dari Asia. Tapi itu dulu. Sekarang denyutnya tentu saja berbeda. Tidak ada yang salah dari ini. Tapi kota lama seakan kalah dengan aroma moderenisasi. Dan akhirnya, hanya mampu membisu tanpa bisa berbuat apa-apa. Read More

Copyright Nuno Orange 2017
Tech Nerd theme designed by Siteturner