Inferno [Movie 2016]

inferno

infernoSaya baru saja pulang menonton Inferno di bioskop. Salah satu film yang saya tunggu-tunggu. Pertama, karena ini adalah film tentang professor Robert Langdon. Kedua, saya sudah menonton 2 film tentang Langdon dan tidak boleh melewatkan yang satu ini. Ketiga, saya sudah baca bukunya. As simple As That! Haha.

Novel karya Dan Brown ini pernah saya bahas sebelumnya di blog ini [baca review buku Inferno]. Kurang lebih 3 tahun yang lalu. Wow, time flies ya? Waktu itu tersiar kabar kalau filmnya akan dibuat dan dirilis pada medio 2015. Nyatanya, molor sampai akhir 2016 ini. Saya sendiri kurang begitu paham kenapa Ron Howard memilih untuk membuat Inferno ketimbang Lost Symbol. Buat saya Lost Symbol lebih menarik. Tapi ya, mungkin beliau dan pihak studio punya alasan kuat untuk ini. Read More

Deception Point [Book Review]

20160107_220410-01Mungkin sudah terlambat jika saya baru menuliskan sedikit ulasan tentang buku karya Dan Brown yang satu ini. Secara terbitan pertama kali adalah tahun 2001 silam. Bahkan lebih dulu rilis sebelum The Davinci Code. Tapi saya rasa cukup wajar mengingat nama Dan Brown justru baru mendapat perhatian setelah novelnya yang ketiga, The DaVinci Code. Itupun karena didukung oleh sukses adaptasi filmnya yang penuh dengan kontroversi.

Berkat sukses The DaVinci Code, karya-karya Dan Brown yang lama pun ikut terdongkrak, dan buku barunya ditunggu. Salah satu yang kemudian mendapat perhatian adalah Deception Point. Novel yang di Indonesia dialih judulkan menjadi Titik Muslihat ini diterbitkan pertama kali oleh Serambi di tahun 2006. Saya baru membelinya beberapa waktu lalu di tahun 2015, cetakan dari penerbit Bentang Pustaka.

Kalau edisi yang dulu-dulu, ukuran paper backnya gede, nah untuk yang terbitan ini ukurannya sudah ‘saku’, dan itulah salah satu alasan yang membuat saya membeli buku ini. Dan ternyata cetakan terbaru dari karya-karya Dan Brown berukuran compact . Read More

Inferno by Dan Brown [review]

Tempat tergelap di neraka dicadangkan bagi mereka yang tetap bersikap netral di saat krisis moral. – Dante

IMG_2154Setelah menunggu selama beberapa lama, akhirnya karya terbaru Dan Brown yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia terbit juga. Setelah sebelumnya hak edar karya Brown dipegang oleh Serambi, kali ini Bentang Pustaka menjadi publisher yang dipercaya untuk menyebarluaskan karya terbarunya. Bahkan beberapa karya sebelumnya juga diterbitkan ulang. Inferno menjadi pelengkap koleksi Robert Langdon. Hampir semua karya Brown saya punya, kecuali Deception Point. Mulai dari Lost Symbol, saya jatuh cinta dengan kisah professor simbologi Harvard ini, dan beberapa bukunya pun saya cari. Termasuk DaVinci Code dan Angel And Demon. Read More

Copyright Nuno Orange 2017
Tech Nerd theme designed by Siteturner