Sembutopia dan Mimpi Untuk Indonesia Sehat yang Berjaya

Meskipun Keluarga Cemara mengatakan “Harta yang paling berharga adalah keluarga”, tapi sejatinya harta yang paling berharga (sebelum keluarga) adalah Kesehatan. Banyak orang setuju bahwa “sehat itu mahal harganya”. Sehat adalah modal, sehat adalah kunci. Percuma punya segalanya jika fisik dan mental tidak dalam kondisi prima.

Berapa banyak orang punya harta tapi habis untuk menyembuhkan penyakit? Berapa banyak orang kaya tapi malah tak bisa menikmati kekayaannya karena harus terbaring sakit berlama-lama? Itulah kenapa menjadi sehat itu sudah merupakan sebuah keharusan dan menjaga kesehatan adalah sebuah kewajiban. Karena dari sana lah kita bisa mengusahakan sesuatu untuk kita dapatkan dan menikmati apa yang kita punya.

Meski sakit memang tidak bisa dihindari, tapi cari penyakit adalah perkara lain. Banyak orang mau sehat, tapi banyak juga yang malas untuk menjaga kesehatan. Malas berolahraga, makan tak teratur, kurang istirahat dan senang begadang, atau melakukan kebiasaan-kebiasaan yang merugikan seperti merokok,misalnya.

Kebanyakan baru sadar betapa pentingnya kesehatan setelah merasakan sakit. Terlebih sakit yang berkepanjangan dan membatasi gerak diri, hingga menguras harta, waktu, dan tenaga. Orang akan menyesal di kemudian hari dan mulai berpikir andai bisa mengulang waktu, pasti kesehatan akan dijaga sepenuh hati.

Apakah Sembutopia?

Tak terhitung berapa banyak program pemerintah yang dicanangkan dan berapa banyak organisasi yang konsen pada bidang kesehatan, tujuannya adalah sama : menciptakan sebuah lingkungan dan masyarakat yang sehat di masa kini dan yang akan datang.

Salah satu yang beberapa waktu belakangan cukup aktif adalah Sembutopia. Nama yang tidak mau menyebut dirinya sebagai organisasi tapi lebih kepada gerakan masyarakat ini mulai eksis sejak akhir tahun lalu. Gerakan yang lebih banyak menggunakan media sosial sebagai platform ini lebih fokus pada menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat dan terbebas dari penyakit jiwa maupun raga.

Sembutopia yang berasal dari kata SEMBUH dan UTOPIA digagas oleh seorang mantan penyiar radio swasta yang juga berprofesi sebagai penulis dan pelatih pemasaran, Kafi Kurnia bersama teman-temannya. Seperti namanya, Sembutopia ingin menciptakan sebuah “dunia” atau tempat yang masyarakatnya sembuh dari sakit dan menjadi sehat. Untuk itu Sembutopia cukup aktif selama 6 tahun belakangan ini dalam menginspirasi masyarakat melalui kegiatan-kegiatannya.

Salah satu yang dilakukan oleh Sembutopia adalah mengajak sebanyak mungkin bloger di beberapa kota di Indonesia, untuk ikut berpartisipasi dalam mengkampanyekan isu tentang kesehatan. Dengan memanfaatkan beberapa momen peringatan Sembutopia melakukan penyebaran informasi kesehatan yang terkait. Seperti Hari Tanpa Tembakau Dunia misalnya, dimana peringatan yang jatuh setiap tanggal 31 Mei ini digunakan Sembutopia untuk mengingatkan masyarakat tentang bahaya rokok bagi kesehatan.

Bloger bersama Kafi Kurnia – Founder of Sembutopia. Gambar diambil dari Instagram Noorma Fitriana M Zain

Tidak hanya itu saja, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni ini, Sembutopia memiliki program kampanye mengenai bahaya penggunaan kantong plastik atau bahan plastik bagi lingkungan kita. Salah satu untuk menarik minat orang berpartisipasi dalam program ini adalah dengan menggelar lomba penulisan blog.

Bagi Sembutopia, keterlibatan bloger bagi kampanye mereka adalah cukup penting. Karena selain media mainstream , keberadaan bloger saat ini cukup diakui sebagai salah satu agen penyebar informasi bagi masyarakat. Sembutopia ingin menginspirasi masyarakat supaya menjadi sehat dan berharap bloger menjadi bagian dari gerakan ini.

Sembutopia dan Mimpi Untuk Indonesia Sehat yang Berjaya

Mungkin ada yang berpendapat bahwa membentuk lingkungan masyarakat yang sehat adalah sebuah impian yang muluk-muluk. Apalagi jika terbentur dengan banyak faktor penghalang dan argumen masyarakat di luar mengenai mahalnya biaya yang harus dikeluarkan untuk bisa menjaga kesehatan.

Belum lagi sikap skeptis orang-orang mengenai betapa ribetnya aturan kehidupan untuk jiwa dan raga yang lebih sehat dan pengetahuan mengenai standar “apa itu sehat” di tengah masyarakat. Bisa jadi banyak yang merasa bahwa sehat itu yang penting tidak sakit. Tidak pusing, tidak pilek, tidak harus minum obat atau masuk rumah sakit. Well, mungkin ada benarnya. Tapi untuk tidak masuk rumah sakit atau minum obat, pastinya dibutuhkan usaha pencegahan. Dan ini lah yang mungkin harus lebih dipahami oleh kita.

Bahwa pencegahan lebih penting daripada mengobati.

Harapan boleh setinggi langit karena yang terpenting adalah bagaimana mencari cara untuk mewujudkannya. Meski terkesan muluk tapi niatan Sembutopia untuk turut serta dalam gerakan masyarakat sehat seperti ini patut mendapatkan apresiasi. Karena sejatinya memang benar adanya, jika negara bisa menjadi kuat apabila masyarakat yang ada di dalamnya juga kuat. Dan masyarakat yang sehat ini punya potensi untuk memajukan bangsa di segala lini.

Dan inilah salah satu mimpi yang juga ingin diraih oleh Sembutopia : menciptakan Indonesia sehat dan berjaya.

[[ Baca tulisan saya juga tentang Pasar Sehat Semarang ]]

Indonesia 20/20 : Sebuah Takdir Kejayaan

Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan banyak potensi kekayaannya, tidak lagi bisa dipandang sebelah mata. Visi tentang Indonesia yang menjadi macan asia dan disegani dunia mungkin akan jadi kenyataan di masa mendatang. Bisa dikatakan Indonesia memiliki potensi untuk itu.

Negara kepulauan dengan lebih dari 175 pulau dan terletak di garis khatulistiwa ini seperti tidak kurang sumberdaya, baik alam maupun manusia. Kekayaan alam dan budaya yang kita miliki seperti menjadi modal bagi negara yang lebih berjaya di masa mendatang. Konon kabarnya, di tahun 2030 mendatang, Indonesia akan menjadi 5 besar negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia dengan nilai ekonomi lebih dari 5,4 trilyun dolar Amerika.

Berdasarkan asumsi ini dan berbekal warisan-warisan dari nenek moyang, Sembutopia memiliki program yang diberinama Indonesia 20/20. Berasal dari istilah “perfect vision” di bidang kesehatan mata dimana seseorang dikatakan memiliki pengelihatan yang sempurna jika nilai tes mata mencapai angka 20/20,penggerak Sembutopia percaya bahwa Indonesia memiliki visi yang nyata dan sempurna tentang kejayaan negeri di masa depan.

Bukan sebuah kebetulan juga di tahun 2020 Indonesia akan memasuki usia yang ke 75 dimana angka ini bisa jadi semacam patokan awal untuk mencapai prestasi yang lebih baik lagi di mata dunia. Dan untuk itulah gerakan inspiratif ini ingin mengajak masyarakat turut serta dalam menciptakan sebuah grand vision bagi bangsa ini melalui para pemimpin dan wakil-wakil rakyat.

Dalam gerakan ini tentu saja semua elemen masyarakat diharapkan bisa terlibat. Dan Sembutopia juga mengajak berbagai pihak termasuk para profesional di bidangnya untuk menyebarkan semangat gerakan ini. Visualisasi Indonesia 20/20 diharapkan bisa disampaikan melalui berbagai kegiatan seperti kegiatan seni budaya, kegiatan sastra, atau bahkan yang populer seperti kegiatan di bidang kuliner.

Sebuah harapan…

Bukan sesuatu yang bombastis juga sih apabila kita ingin negara ini menjadi maju dan terpandang di dunia dengan segala macam prestasinya. Karena tentunya akan sangat membanggakan jika Indonesia semakin dikenal dengan kemajuan-kemajuan di berbagai bidang. Kita tidak kurang materi untuk dipresentasikan, tidak kurang prestasi untuk dibanggakan. Akan lebih baik lagi jika makin banyak di masa mendatang. Dan tentunya dibutuhkan partisipasi kita demi sebuah harapan akan kejayaan. Dan semuanya dimulai juga dari menciptakan masyarakat yang sehat.

Pemaparan program Indonesia 20/20 dari Sembutopia ini dilakukan di Aston Semarang Hotel and Convention Center pada Senin 4 Juni 2018 oleh Kafi Kurnia, pendiri Sembutopia.

Untuk informasi mengenai Sembutopia, silakan follow instagramnya di @sembutopia

Tulisan Lainnya :

2 Thoughts to “Sembutopia dan Mimpi Untuk Indonesia Sehat yang Berjaya”

  1. Ah..jadi itu to makna dari sembutopia.. TFS y, jadi ikut tercerahkan nih…

  2. ira sulistiana

    Sembutopia, sembuhkan jiwa dan raga.. eyaaa

Terima kasih sudah baca sampai selesai. Boleh tinggalin sedikit komentar nggak? Nanti saya kunjungi balik deh. Link Hidup akan dihapus ya.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.