Setrika Black & Decker Beberapa Bulan Kemudian

Seneng banget sih pake judul itu? #TerusAkuMerongos Iya, aku emang paling nggak pinter bikin judul yang ekstravaganza dan berbunga-bunga. Judul gini aja mikirnya semalem suntuk. Ya habisnya ini tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman menggunakan barang setelah beberapa lama. Katanya kalo mau ngereviu paling enggak pake barangnya dulu dan nunggu sampe lawas baru nulis? Hehehe. Yak! Kalo kemarin aku udah nulis soal kamera Nikon Coolpix L840 (baca di sini), sekarang aku mau ngereviu setrika listrik kepunyaanku yang udah aku pake kurang lebih 3 atau 4 bulan belakangan. Mereknya adalah Black & Decker. Read More

Nikon Coolpix L840 : Setahun Kemudian

Aku nggak pernah ngereviu gadget. Jarang-jarang aku tertarik nulis tentang gawai yang aku pake. Nggak tahu, mungkin karena nggak ga-pe kali ya? Tapi kali ini aku tertarik buat nulis sedikit soal gadget yang kupakai. Ini adalah sebuah kamera prosumer yang udah nemenin aku kemana-mana selama setahun belakang. Oke, inilah tulisan tentang Nikon Coolpix L840.

Sejarah Nikon Coolpix L840 Milikku

Jujur dulu aku adalah pengguna Canon karena 2 kamera sakuku yang sebelumnya adalah keluaran Canon. Tapi entah kenapa aku pengen nyoba kamera produksi Nikon. Emang sih, kedua merek ini punya die-hard-fans yang diem-diem bersaing dengan kelebihannya masing-masing.

In my Humble Opinion, Canon terkenal dengan kualitas gambar dan warnanya yang halus sementara Nikon lebih tajam dengan warna yang pop-out. Walaupun nggak begitu ngerti kamera tapi aku sendiri ngerasain kalo keduanya emang punya perbedaan yang cukup signifikan dengan hasil jepretannya. Dan buatku keduanya sama-sama bagus. Read More

Inferno [Movie 2016]

inferno

infernoSaya baru saja pulang menonton Inferno di bioskop. Salah satu film yang saya tunggu-tunggu. Pertama, karena ini adalah film tentang professor Robert Langdon. Kedua, saya sudah menonton 2 film tentang Langdon dan tidak boleh melewatkan yang satu ini. Ketiga, saya sudah baca bukunya. As simple As That! Haha.

Novel karya Dan Brown ini pernah saya bahas sebelumnya di blog ini [baca review buku Inferno]. Kurang lebih 3 tahun yang lalu. Wow, time flies ya? Waktu itu tersiar kabar kalau filmnya akan dibuat dan dirilis pada medio 2015. Nyatanya, molor sampai akhir 2016 ini. Saya sendiri kurang begitu paham kenapa Ron Howard memilih untuk membuat Inferno ketimbang Lost Symbol. Buat saya Lost Symbol lebih menarik. Tapi ya, mungkin beliau dan pihak studio punya alasan kuat untuk ini. Read More

Menikmati Syahdunya Malam Di Hotel Candi View Semarang

Hotel Candi View Semarang

Hotel Candi View Semarang

Liburan panjangnya udah selesai ya? Mari balik lagi ke pekerjaan harian! Padahal masih pengen libur. 😀 Masih inget aja nih suasana libur staycation di Hotel Candi View akhir pekan lalu. Masih kebayang-bayang gegoleran di atas kasur empuknya sambil nonton TV. Masih inget sama work desk nya yang keren banget dan enak buat ngetik blog post.

Oh iya, jadi ceritanya saya ini kan punya voucher menginap gratis di Hotel Candi View tuh, hasil dari menang lomba masak di EPlaza tempo hari. Nah, walopun expired date nya masih tengah tahun depan, tapi berhubung bingung mau ngapain karena weekend kali ini juga enggak bisa mudik karena siaran, akhirnya saya mutusin buat pake tuh voucher. Read More

Jadi Takut Gelap Gara-Gara Film Lights Out!

Lights Out

Lights Out adalah salah satu film horor yang saya tunggu-tunggu. Pertama kali nonton film pendeknya di Youtube pas lagi siaran malam. Dan emang luar biasa nakutin sampai-sampai saya agak “miring-miring” nontonnya. By the way kok film pendek? Ini film bioskop apa film pendek sih? Hehehe, sebentar saya jelasin dulu ya. Jadi, Lights Out ini awalnya adalah sebuah film pendek garapan David Sandberg dan Lotta Losten. Mereka berdua adalah sineas suami istri yang membuat Lights Out untuk diikutsertakan dalam sebuah festival pendek kategori film horor. Kabarnya sih enggak menang, tapi ternyata Lights Out termasuk yang paling banyak ditonton di youtube dibandingin pesaing-pesaingnya.

Nah, film ini jadi viral di mana-mana. Dan seperti biasa dong, namanya studio film pastinya nggak akan tinggal diam ngelihat momentum bagus seperti ini. Dan yang beruntung adalah New Line Cinema. Mereka berhasil meyakinkan David untuk ngembangin cerita dari naskah asli yang dia tulis sendiri bareng sama istrinya. Maka ditulislah sebuah cerita untuk konsumsi film bioskop. Jadilah Lights Out seperti yang lagi wara-wiri di layar bioskop di seluruh dunia. Read More

Don’t Breathe [ 2016 ] : Film Yang Bakal Bikin Kamu Jejeritan!

Don't Breathe
Don't Breathe
from wikipedia

Sebagai pecinta film horor saya selalu senang dengan jadwal rilis film di Boxofficemojo yang nampilin daftar film horor apa saja yang akan tayang. Biasanya, saya bakal langsung kepoin trailernya di Youtube. Kalo sekiranya oke ya saya bakal nonton. Kalo so-so ya paling nungguin mood pengen nonton muncul. Hehehe.

Yang menurut saya oke adalah film Don’t Breathe. Saya kira film ini tadinya film horor supranatural yang isinya hantu-hantuan lagi. Tapi ternyata saya salah. Ini film yang menegangkan dan nyebelin banget! Soalnya bikin kaget mulu! Read More

Copyright Nuno Orange 2017
Tech Nerd theme designed by Siteturner