Opinion Personal

Kalau Saya Ikut Kompetisi Blog

Sudah jalan 5 bulan dan *cuih* postingan baru 8 biji! Apapula?! Etapi nggak apa-apa lah, namanya juga blogger abal-abal pemalas dan pemulung (malas nulis sampai menunda dan kemudian memulung moment yang sudah terlewat).

Memang beginilah adanya. Dan sekarang mumpung lagi ada moment pas, perasaan juga lagi pas-pasnya. Ceritanya lupa gimana awalnya tapi yang pasti saya jadi followernya akun komunitas pecinta kuliner, lalu lihat ada tantangan, terus bemrinat ikut deh. Etapi dulu ada yang nawarin nggak ya? lupa deh…ya pokoknya begitu deh. Dan akhirnya terlibatlah saya sama kegiatan kompetisi blog ini.

Sebagai blogger abal-abal yang sedang merintis karir sebagai blogger kuliner ini, bisa dibilang saya PD banget. Ibarat kata udah nebel-nebelin muka sampai berani ikutan terima tantangan segala. Padahal bekal “perang” juga tak memadai. Pengalaman jajan juga masih terbatas, dan kemampuan untuk menaklukan rasa malas menulis juga masih jadi masalah, elhakok berani-beraninya mengajukan diri. Itukan namanya nggak tahu malu?

Tapi ya nyatanya saya berhasil bikin 3 tulisan soal tempat makan yang ada di Semarang, walaupun tulisannya sih masih “cetek” dan gitu-gitu aja. Foto makanan juga seadaanya. Hahaha. Udah gitu kudu ngereview mobil segala. Lha mobil siapa? Untungnya ada temen yang punya mobil yang dimaksud, jadi masih bisa ngoprek spek dari mobil tersebut. Jadi bisa dibilang nggak cuma modal pereuz. ๐Ÿ˜€

Cuma ya itu, waktu si Mbak penyelenggara menyarankan untuk ngecek beberapa peserta untuk referensi, jatuhnya malah melongo dan me-nganga. Blognya keren-kereeeen…serius deh ya. Digarap dengan sungguh-sungguh sampai jadi web beneran dengan hostingan berbayar (nggak kaya saya yang cuma bisa gratisan), tulisannya keren parah, ada yang pake bahasa inggris segala, belum lagi foto-fotonya. Aduh Maaaaaak…sedih. Pengennya langsung lempar handuk putih ke arena dan kibarkan bendera putih. Nggak kuaaaaat.

Yang namanya percaya diri, kadang suka naik turun. Padahal ya saya tahu kalau dari awal saya hanya ingin senang-senang, nambah referensi dan jejaring sosial. Karena buat orang yang setengahnya anti sosial seperti saya ini, nyemplung di keramaian itu sudah seperti prestasi tersendiri yang bisa dibilang istimewa. Mau ikutan kompetisi blog dengan para blogger jawara itu rasanya….gitu deh.

Saya tuh emang suka gitu. Tiba-tiba nggak percaya diri. Gampang sih ngasih semangat ke orang lain, tapi buat ngasih semangat ke diri sendiri? Beuh, bisa butuh banyak effort! Godaan untuk membanding-bandingkan apa yang saya punya dengan milik orang lain sepertinya nggak pernah habis-habisnya. Ujung-ujungnya sedih. #SayaSihOrangnyaEmangGitu

Tapi begitulah…pada akhirnya tidak ada harapan yang terlalu tinggi untuk kegiatan yang satu ini. Bisa ikut belajar dengan orang-orang hebat dibidangnya juga sudah merupakan suatu privilege sendiri buat saya.

Sekalian juga dalam rangka ngenalin blog saya yang nggak seberapa itu ceritanya…

..

..

ya apalagi sih kalau bukan #DemiEksistensi ?

๐Ÿ˜€

6 Comments

  1. jecigracietta May 27, 2015
  2. erwin syahreza May 28, 2015
    • poetrasoekardi May 28, 2015
  3. elafiq June 5, 2015
  4. Prima November 13, 2018
    • nunoorange November 14, 2018

Terima kasih sudah baca sampai selesai. Boleh tinggalin sedikit komentar nggak? Nanti saya kunjungi balik deh. Link Hidup akan dihapus ya.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: