Dunia Radio

Siaran Itu Nggak Gampang Lho

Kalo Anda bilang siaran itu gampang, selamat Anda adalah teman Nenek saya. 😀

Seberapa sering profesi penyiar ini disepelekan oleh orang lain. Pernah ketemu sama orang yang berkomentar “Jadi penyiar tuh enak ya? Tinggal duduk, muter lagu, ketemu artis, ngomong seenaknya, dibayar pula!” nggak? Kalo pernah, gimana rasanya waktu itu?

Kalau saya senyum sih iya, tapi lantas jadi mikir. Emang seenak itu ya?

Untuk Anda yang belum tahu, mari, saya tunjukkan bagaimana kami para “Koki” bekerja di dapur demi sebuah masakan yang belum tentu Anda bilang enak.

Sebelum penyiar “tinggal duduk” seperti yang orang itu bilang, dan “tinggal ngomong seenaknya”, ada beberapa proses yang harus kami lakukan.

  1. Bahkan jauh-jauh hari sebelum kami “tinggal duduk dan ngomong seenaknya”, kami sudah memikirkan “nanti mau ngomongin apa ya?”. Dan prosesnya juga nggak segampang yang Anda kira. Kadang kami harus rela jalan-jalan cari inspirasi dan melihat situasi, demi siaran yang nggak gitu-gitu saja. Padahal waktu itu kami lagi males jalan-jalan. Kadang kami rela membaca majalah atau Koran dengan subjek yang nggak kami banget, hanya demi Anda para pendengar. Demi kepuasan Anda. Supaya Anda jadi tahu sesuatu. Bahkan kalau itu hanya sekedar harga cabe dan bawang di pasar X dan Y, semuanya kami lakukan. Dan Ssst, kami juga nggak munafik pengen dikenal sebagai penyiar yang cerdas lho?
  2. Setelah itu Kami harus memikirkan lagu apa yang akan kami putar. Apakah Anda menyukainya? atau Anda membencinya? Hal yang kelihatannya gampang ini saja sudah bikin stress lho? meski pada prakteknya kami tidak selalu memutarkan lagu sesuai permintaan, dan lebih memilih lagu pilihan kami atau Music Director kami, tapi percayalah, dalam hati kami takut anda kecewa. Dan itu benar-benar membutuhkan energi yang tidak sedikit.
  3. Kami juga masih harus meramu semua bahan yang kami punya sesuai dengan urutan. Anda mungkin nggak tahu kalo tangan yang cuma 2 ini musti kesana kemari. menaik turunkan feeder mixer, klik mouse di komputer lagu, lalu berpindah ke mouse komputer SMS untuk melihat lagu pilihan Anda, kemudian masih harus melihat ke jadwal pemutaran iklan, mengisinya sesuai dengan waktu putar, membaca iklan baca sesuai permintaan klien, dan siap-siap didamprat kalau ada klien yang merasa kurang puas dengan eksekusi promosi produknya.
  4. Belum lagi kalau ada talkshow. Kami harus mempelajari subjek pembicaraan yang sumbernya nggak sedikit. Bahkan jika itu “hanya” talkshow produk, kami harus belajar tentang “product knowledge” supaya tidak mengecewakan klien, dan Anda tentunya.
  5. Belum lagi kalau Kami punya masalah pribadi. Putus dari pacaran, diselingkuhin, nggak punya duit, ditagih utang, kucingnya mati, belum sarapan karena belum ada transferan, semuanya itu memengaruhi pikiran kami. Tapi kami tetap harus menyapa Anda dengan sumringah dan suara yang penuh dengan senyuman..”Selamat pagiiii”

Dan diluar dari itu kami diatur dengan ketat, supaya tidak melanggar aturan bersiaran.

Jadi kata siapa siaran cuma “tinggal duduk” dan “ngomong seenaknya”?

Siaran itu sama seperti jenis kerjaan yang lain. Malah mungkin lebih berat, karena kami memakai tenaga untuk fisik dan pikiran kami. Jangan heran kalo kami lebih butuh piknik dibanding Anda. Hahaha.

Fisik yang sehat dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan ini dengan baik. Jangan salah, kalau kami nggak enak badan dikit aja, siaran bakalan nggak berjalan dengan smooth. Karena kami sibuk berusaha supaya nggak tiba-tiba pingsan di tengah-tengah siaran. Demi pendengar kami bertahan. Alah!

Dan mental yang sehat pun demikian. Penyiar juga manusia, yang punya masalah, berat atau tidak. Tapi hal seperti ini juga memengaruhi.

Tapi kan dari semua hal itu, Kami tidak akan membiarkan para pendengar tahu. Kalau sakit fisik semacam pilek mungkin bisa ketahui. Tapi kalau demam karena patah hati, apa iya kami kudu koar-koar?

Jadi begitulah, nggak gampang jadi penyiar. Sekali lagi kami tidak “tinggal duduk dan bicara seenaknya”.

Hail Hydra!

Eh salah…Hail To Announcer!

4 Comments

  1. jecigracietta September 9, 2014
  2. poetrasoekardi September 9, 2014
  3. ikaa August 16, 2017
    • nunoorange August 20, 2017

Terima kasih sudah baca sampai selesai. Boleh tinggalin sedikit komentar nggak? Nanti saya kunjungi balik deh. Link Hidup akan dihapus ya.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: