Foods

Cara Menyeduh Teh Hijau Yang Benar (Menurut Banyak Literatur)

Satu lagi kata kunci yang membuat blog saya ditemukan : “Cara Menyeduh Teh Hijau Yang Benar”. Meskipun pada akhirnya diarahkan ke sebuah tulisan yang bukan berisi teknis tentang bagaimana menyeduh teh hijau yang benar, tapi nyatanya banyak juga yang berkunjung ke blog saya karena subyek teh hijau.

 

Baiklah, yuk kita kulik soal varian teh favorit saya berikut ini.

Teh hijau? Apa itu teh hijau? Teh hijau adalah teh yang berwarna hijau. 😀 Jawaban anak TK, saudara-saudara. Kalau secara literatur, Teh Hijau adalah salah satu varian dari teh dimana daun teh dipetik dan dipanaskan sampai ke tingkat minimum untuk mencegah oksidasi. Kalau sampai ke tingkat maksimal, teh akan berubah jadi varian teh hitam. Sedangkan kalo Teh Oolong, lebih berbeda lagi dari cara pemanasannya, yang biasanya menggunakan bantuan sinar matahari. Jadi teh oolong ini istilahnya, ada di tengah-tengah antara teh hitam dan teh hijau. Itulah kenapa teh oolong disebut sebagai teh yang punya gabungan khasiat dari keduanya.

Tapi kita nggak ngomongin soal Teh Oolong ya saudara-saudara. Kita ngomongin soal teh hijau. Kembali lagi ke teh hijau. Konon kabarnya teh ini pertama kali dikembangkan di China dan beredar ke seluruh dunia melalui para pedagang yang melewati jalur sutra.

Nah, sampailah teh hijau ke tangan kita. Dengan berbagai merk. Tapi yang pasti kandungan teh hijau ini sangat baik untuk kesehatan ~ asal diminum sesuai aturan.

Teh hijau mengandung polifenol yang baik untuk tubuh, terutama kulit. Antioksidan ini berguna untuk menangkal radikal bebas, kabarnya begitu. Plus katekin dan EGCG yang disebut sebagai zat anti kanker. Tentu saja, seperti kolega tuanya, teh juga mengandung kafein. Dibanding kopi, rata-rata secangkir teh hanya mengandung setengah dari kafein yang dikandung dalam secangkir kopi hitam. Kalau kopi bisa sampai 125 miligram per cangkir, teh hanya mengandung 55 miligram per cangkir.

Itupun tergantung dari jenis teh yang dikonsumsi. Dari keluarga besar teh, teh hitam lah yang paling tinggi kadarnya, bisa mencapai 110 mg. Dan yang berada di urutan kedua adalah teh oolong dengan kandungan maksimal 55 mg per cangkir. Dan dimanakah teh hijau berada? Tentu saja kadar kafein teh ini masih dalam taraf moderat. maksimal 35 miligram per cangkir. Tetapi, walaupun lebih sedikit dibanding kopi, mengonsumsi teh juga bisa memberikan efek yang cukup signifikan pada kondisi sulit tidur pada malam hari karena konsumsi minuman ini. Jadi, diharapkan bijaksana dengan porsi ya? 😛

Lalu, teh hijau manakah yang paling baik?

Tentu saja di pasaran ada banyak merk. Dari mulai yang murah sampai yang relatif mahal. Rata-rata, harga teh hijau di pasaran sekitar 10-11 ribu. Kalau Teh Hijau Sari Wangi kisaran harganya sekitar 10 ribu, sementara Kepala Jenggot atau Tong Tji juga nggak jauh-jauh dari kisaran harga segitu. Kalau ada promo potongan harga, malah bisa lebih murah, cuma 9 ribuan. 😛

Nah, kalo yang termasuk dalam golongan teh berharga mahal, Twinning, Dilmah dan satu lagi merknya lupa, tersedia dalam kemasan bag dan pouch. Kalau Lipton sih masih dalam kisaran harga yang moderat. Nggak murah banget, mahal banget juga enggak.

Lalu bagaimana dengan penyeduhan teh yang oke?

Secara teknis, karena teh hijau ini termasuk “barang rapuh” yang nggak bisa sembarangan diperlakukan, demi manfaat yang dirasakan, maka cara yang paling masuk akal untuk tetap mendapatkan manfaat baik dari teh hijau adalah sebagai berikut :

  1. Demi kenikmatan rasa teh yang maksimal, disarankan untuk memakai gelas dari keramik atau tanah liat. Nggak tahu juga kenapa, tapi mungkin kenikmatan menyesap teh dengan 2 jenis wadah ini memang lebih berbeda dibanding menikmati teh dengan gelas/teko dari plastik atau kaca. Dulu raja-raja Tiongkok pastinya minum teh dari teko tanah liat dan keramik kan ya? Jaman dulu belum ada plastik made in Lion Star atau Tupperware kali ya?Salah satu caranya adalah dengan membilas teko atau gelas dengan air panas sebelum menyajikan teh. Katanya teh bakal lebih nikmat…aish!
  2. Faktor kedua yang harus diperhatikan adalah suhu air. Jangan menyeduh teh hijau dengan suhu panas 100 derajat. Suhu yang paling ideal dalam menyeduh teh adalah sekitar 80-85 derajat celcius. Kalau mau diukur dengan termometer ya silakan, tapi kalau mau dikira-kira, suhu segitu adalah suhu dimana air sudah mulai mengeluarkan buih menuju mendidih. Kalau mau bikin teh dengan air mentah, sebaiknya didihkan dulu air sampai suhu maksimal supaya kuman dalam air mati, dan kemudian dinginkan sebentar. Tapi kalau mau pake air matang yang dihangatkan, boleh sih cuma sampai “bergelembung”. Tapi demi amannya, ga ada salahnya merebus air sampai mendidih dulu.
  3. Seduh teh, dengan cara “ditubruk” atau dicelup. Durasi menyeduh teh hijau ini juga harus diperhatikan. Kalau mau menghasilkan teh yang tidak terlalu pekat, 3 menit saja sudah cukup. Ditambah isyu soal penggunaan pemutih pada kertas saring teh celup, durasi pencelupan ini sedianya diperhatikan demi meminimalisir efek yang tidak diinginkan.

Setelah diseduh, sebaiknya teh segera dikonsumsi tidak lama kemudian. Kenapa? karena kalau kelamaan, oksidasi udara akan mengurangi bahkan menghilangkan sebagian besar kandungan baik dalam teh hijau. Jangan papar teh hijau nikmat yang sudah Anda seduh dalam udara terbuka. Kalau misal mau ditunda, tak ada salahnya ditutupin pake tutup cangkir. Inipun tidak menjamin apakah kandungan baik dalam teh hijau akan bertahan. Tapi sebisa mungkin minimalkan teh hijau bersentuhan dengan udara, mereka bukan muhrim.

 

A case

Ada sebuah kasus dimana prosentase penderita kanker mulut dan tenggorokan ditemukan cukup besar di Turki (kalau nggak salah). Kebiasaan mereka untuk minum teh dalam keadaan panas dituding sebagai salah satu penyebabnya. Ngeri juga kan? Sebenarnya untuk teh hijau sih sudah cukup baik karena diseduh dengan suhu hangat-hangat kuku. Tapi ada beberapa orang yang memang cukup sensitif dengan air panas dan lebih memilih meminum teh setelah air menjadi dingin. Sebenarnya sih sayang ya, tapi meminum air seduhan teh panas-panas juga berbahaya. Mengukur kemampuan meminum teh dalam suhu tertentu sangat dianjurkan. Minumlah yang sesuai dengan suhu ideal Anda.

Pertanyaan selanjutnya. Apakah teh hijau benar bisa menurunkan berat badan?

Masih kontroversial. Mungkin jika anda bersandar hanya pada kekuatan teh hijau yang konon kabarnya melangsingkan, Anda akan kecewa. Karena teh hijau tak sehebring itu. Karena eh karena, manfaat teh akan didapat apabila konsumsi minimal sebanyak 5 cangkir bisa Anda penuhi. Tidak lebih dan tidak kurang. Dan mitos melangsingkan ini juga sepertinya perlu diluruskan. Mungkin Anda perlu menyalahkan Om Kadir dan Si Diana Pungki karena iklannya “Main Gembot Bikin Pusing, Dulu Gembrot Kok Sekarang Langsing?” begitu populer bertahun-tahun lalu. Mungkin yang lebih bijaksana adalah menyebut bahwa teh hijau membantu Anda menjaga berat badan karena kandungan baik penghambat penyerap lemak berlebihannya. Lagipula, jika mau menjaga atau membantu melangsingkan tubuh, sebaiknya teh dikonsumsi tanpa gula. Karena percuma saja jika Anda minum teh hijau manis 5 kali sehari, hitung berapa gula yang Anda konsumsi? Bukankah gula adalah salah satu penyebab utama kegemukan? Bagaimana dengan gula rendah kalori? gula jagung? Well, yang ini juga sebenarnya masih diperdebatkan, apakah konsumsi gula jagung dalam jangka panjang disarankan? Lagi-lagi, sama seperti mengkonsumsi teh hijau itu sendiri, perhatikan dosis dan kadarnya.

Lalu kapan sebaiknya teh diminum?

Banyak tulisan yang beredar tentang teh dan mungkin membingungkan? Ada yang bilang konsumsi teh setelah makan mampu menghambat penyerapan lemak. Ada pula yang menulis bahwa konsumsi teh setelah makan tidak sehat karena akan menghalangi penyerapan zat gizi yang ada pada makanan, terutama zat besi. Belum lagi yang bilang kalau minum teh sehabis makan justru bikin perut Anda sebah dan kembung. Akan tetapi mengonsumsi teh sehabis makan memang sudah jadi kebiasaan yang sulit untuk dihilangkan. Dan efek tadi juga tergantung dari masing-masing orang. Tapi mari kita coba kulik lagi banyak artikel lain yang menarik yang menyebutkan bahwa konsumsi minuman, yang bahkan air putih, yang paling baik adalah sebelum makan. Kurang lebih 30 menit sebelum makan, kita diperbolehkan untuk minum air putih atau teh, yang mana disinyalir ini akan melumasi usus kita sehingga mengurangi penyerapan lemak dalam makanan. Mungkin inilah yang membuat efek teh hijau jadi seakan-akan melangsingkan. Ditambah lagi, konsumsi air sebelum makan mampu membuat Anda kenyang lebih awal, yang pada akhirnya akan mengurangi porsi makan Anda.

Yang terakhir adalah perhatikan porsi.

Perhatikan kebutuhan dan keluhan tubuh Anda. Kalau misal jantung berdebar atau tubuh jadi agak melayang setelah minum teh hijau, mungkin porsi Anda kebanyakan, atau tubuh jadi panas dingin, mungkin Anda perlu makan? Karena minum teh hijau tanpa makan demi langsing sama saja bunuh diri.

5 cangkir sehari sudah cukup. Cangkirnya cangkir yang ukuran “normal” ya Saudara-saudara? Bukan cangkir ukuran jumbo. Terlalu banyak konsumsi teh hijau akan menyebabkan tubuh mengalami kesulitan dalam menyerap zat besi. Itulah kenapa kok rasanya ya “les-lesan” seperti kurang darah. Hati-hati terutama untuk Anda kaum weitje yang rela menderita demi body a la Jennifer Lopez.

Konsultasikan saja dulu pada tenaga medis atau dokter Anda. Mengingat banyak efek samping yang bisa dirasakan. Terutama desas-desus minum teh bisa memicu batu ginjal. Benar atau tidak, coba ditanyakan dulu sama dokter soal yang satu ini. Kalau memang benar, coba imbangi dengan konsumsi banyak air putih untuk mengurangi resiko.

Gimana? Masih penasaran soal teh Hijau?

Silakan tanya Mbah Gugel, tapi setidaknya semoga tulisan ini bisa membantu.

*penulis bukan ahli teh, cuma seneng minum teh hijau & teh oolong tanpa gula*

3 Comments

  1. adijogja September 27, 2016
  2. Devi Damayanti May 1, 2017
  3. bluenablr October 23, 2018

Terima kasih sudah baca sampai selesai. Boleh tinggalin sedikit komentar nggak? Nanti saya kunjungi balik deh. Link Hidup akan dihapus ya.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: