Event Personal

Paxel : Antarkan Kebaikan Dalam Sekotak Paket

Apakah kamu termasuk yang suka nggak sabar nunggu paketan datang? Entah dari sanak saudara atau dari toko online yang tempo hari kamu kunjungi? Siapa sih yang nggak sebal kalo barang yang ditunggu nggak kunjung sampai? Janjinya sih 2 hari, tapi nyatanya 4 hari berlalu, petugas logistik nggak juga kunjung mengetuk pintu. | PAXEL Antarkan Kebaikan

Meskipun akhirnya si barang datang juga, tapi pasti merasakan sebal juga kan? Apalagi kalau kamu adalah penjual di toko online yang selalu ditanya-tanya sama pelanggan, “Kok barangnya belum sampai?”

Kalau bicara soal layanan logistik di Indonesia memang masih banyak PRnya sih. Apalagi makin ke sini makin banyak juga pemain di area bisnis pengantaran jasa ini. Sebagai konsumen bisa jadi kita dibuat bingung, Ada yang murah tapi kualitas juga setara dengan harga, tapi mau bagus juga kebentur sama biaya.

“Mau pakai layanan yang mana ya? Kira-kira yang ini lebih bagus dari yang itu, atau malah sebaliknya?”

Daripada bingung, sekarang saya ajak kamu untuk berkenalan dengan salah satu layanan pengantaran barang yang terhitung masih sangat baru dan menjanjikan sesuatu yang berbeda. Namanya PAXEL. Seperti apa sih PAXEL ini?

Berawal dari pengalaman Spiritual

Hari Kamis tanggal 22 November 2018 saya berkesempatan mengetahui tentang profil dari PAXEL. Dalam acara yang digelar di Han’s Kopi Jalan Veteran Semarang, Founding Father dari Paxel, Bapak Djohari Zein datang secara khusus untuk memperkenalkan usaha baru yang dirintisnya. Tidak sendirian, hadir pula Bapak Bryan Christanto selaku CEO Paxel, Ibu Intan sebagai Chief Happiness Officer Paxel, dan Pak Alexander Zulkarnain yang menjabat sebagai Brand Happiness Hero atau Brand Manager Paxel.

Setelah sesi perkenalan singkat oleh Pak Bryan, Founding Father Paxel Bapak Djohari Zein berbagi kisah mengenai berdirinya PAXEL. Bagi mereka yang akrab dengan dunia ekspedisi logistik di Indonesia, nama Djohari Zein pasti udah nggak asing lagi. Beliau adalah pendiri salah satu brand logistik di Indonesia yang sudah malang melintang di bisnis ini selama kurang lebih 18 tahun.

Paxel Antarkan Kebaikan

Pak Djohari Zein

Selepas mengundurkan diri dari jabatan sebagai direktur di perusahaan tersebut dan saat ini hanya masuk dalam jajaran komisaris, Pak Djohari nggak lantas berhenti dari dunia bisnis. Bersama dengan beberapa rekanan, beliau mendirikan PAXEL yang tidak jauh dari dunia antar jemput paket.

Berbeda dari yang sebelumnya, PAXEL dibentuk setelah melakukan perjalanan ibadah ke tanah suci. Singkat cerita, dalam perjalanan tersebut beliau menemukan banyak hal baik terjadi dalam hidupnya karena kebaikan Tuhan. Dan sebagai bentuk rasa syukur, beliau bertekad ingin meneruskan kebaikan yang diterimanya pada orang lain.

Antarkan kebaikan lewat para Happiness Hero

Karena pengalaman spiritual itulah PAXEL memilih moto ‘ANTARKAN KEBAIKAN’. Tidak hanya sekedar ingin berbisnis, Pak Djohari ingin kehadiran PAXEL mampu memberikan kebahagiaan dan kebaikan bagi konsumen dan juga pekerja yang tergabung di dalamnya.

Karena di Paxel inilah yang dilakukan :

  1. Make the first move to customer satisfaction
  2. Make your self happy with do something to the other dengan cara mengantarkan barang secepat dan sebaik mungkin ke pelanggan agar mereka bahagia

Di Paxel, kurir yang bertugas menjemput dan mengantarkan barang disebut sebagai Happiness Hero. Mereka lah ujung tombak dari layanan Paxel. Proses perekrutannya pun nggak main-main. Selama beberapa hari calon happiness hero mendapatkan pelatihan intensif, dimana salah satu materi yang diberikan adalah pemahaman spiritualitas tentang pentingnya sebuah pelayanan.

Para Happiness Hero ditekankan untuk selalu siap bekerja dengan prinsip ibadah sehingga mampu melayani dengan senang hati.

Bentuk layanan Paxel

PAXEL adalah perusahaan logistik berbasis aplikasi dengan layanan same-day delivery service berbiaya flat. Sistem pengantaran yang diterapkan oleh PAXEL adalah door to door. Barang akan dijemput ke alamat pengirim dan diantarkan langsung ke penerima pada hari itu juga.

Itulah yang menjadi salah satu perwujudan dari moto “ANTARKAN KEBAIKAN”, karena PAXEL ingin secepat mungkin mengantarkan barang ke tangan konsumen dan memberikan kebahagiaan untuk mereka.

Secara personal , buat saya layanan antar jemput barang seperti ini sangat membantu sekali karena di dekat kantor atau kos tidak ada kantor perwakilan atau outlet jasa logistik. Jadi lumayan mengurangi kerepotan dan sangat menghemat waktu.

Apalagi untuk mereka yang bergerak di bidang pengiriman makanan seperti Frozen Food misalnya. Tentu saja mereka ingin barang kiriman diantarkan secepat mungkin ke tangan konsumen demi terjaganya kualitas. Dan bentuk layanan yang ditawarkan oleh PAXEL dinilai sangat pas untuk bisnis mereka.

Peluang Paxel di Indonesia

Dalam paparannya, Bapak Djohari bercerita bahwa peluang pasar logistik di Indonesia masing sangat terbuka lebar. Apalagi dalam tahun-tahun ini dan 2 tahun ke depan pertumbuhan pasar e-commerce akan berkembang dengan pesat. Sementara pelaku di bisnis jasa logistik masih sering kewalahan dalam melayani konsumen. Terutama di peak season yang sering kali mengalami masalah seperti keterlambatan kiriman.

Paxel hadir dan berusaha menjadi solusi.

Salah satu faktor yang ingin dipangkas oleh Paxel adalah soal waktu dan biaya. Itulah kenapa Paxel menerapkan sistem pengantaran barang :

  1. Door to door
  2. Door to locker
  3. Locker to home
  4. Locker to locker

Dengan 4 sistem layanan ini Paxel percaya bahwa waktu dan biaya pengantaran barang bisa dihemat. Sehingga barang bisa lebih cepat sampai, dan biaya juga relatif jadi lebih terjangkau.

Bu Intan lagi nyanyi kayaknya….syahdu amat.

Kelebihan Paxel

Selain faktor penghematan waktu dan biaya, Paxel menawarkan banyak kelebihan di antaranya :

  1. No cancel for order.

Artinya pesanan jemput antar barang yang kamu lakukan nggak akan ditolak oleh para Happiness Hero. Mereka pasti akan melayani dengan senang hati.

  1. Preferred time slot for pick up & deliver the package

Dengan konsep Urban Shipment ini konsumen bisa mengatur kapan paket akan dijemput dan kapan bisa diantarkan apabila si pengirim atau penerima sedang tidak berada ditempat.

  1. Flat Price

Biaya pengantaran barang dengan berbagai ukuran diberlakukan sistem harga yang sama rata. Misalnya, jika ingin mengirim barang ke Jakarta dalam berbagai ukuran, harganya tetap sama. Di Paxel, ukuran ditetapkan dalam bentuk dimensi yaitu Panjang, Lebar, dan Tinggi, bukan beratnya. Meskipun begitu berat maksimum yang bisa diterima oleh Paxel adalah 10 kilogram

  1. No Distance Limit

Selama masih dalam jangkauan layanan Paxel, Happiness Hero akan mengantarkan kiriman barang sampai ke depan pintu penerima. Saat ini area layanan Paxel masih cukup terbatas di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Semarang. Namun dalam beberapa waktu ke depan kota besar lain seperti Surabaya, Bali, Palembang dan beberapa lainnya akan mulai mendapatkan layanan Paxel

  1. Money Back Guarantee

Layanan pengantaran cepat sehari sampai dari Paxel ini ditunjang dengan jaminan uang kembali jika barang yang diterima oleh konsumen lebih dari waktu yang ditentukan. Pengembalian akan diberikan dalam bentuk saldo yang ada di aplikasi Paxel

  1. Insurance up to 10 million rupiah

Dengan sedikit menambah biaya asuransi barang penting yang dikirimkan, Paxel menjamin barang akan tiba tepat waktu dengan selamat. Jika terjadi kesalahan dan barang hilang atau rusak, Paxel akan menanggung biaya ganti rugi sampai dengan 10 juta rupiah

Tak hanya bisnis, sosial pun jadi perhatian

Yang menarik dari bisnis ekspedisi yang dijalankan oleh PAXEL adalah dukungan terhadap kegiatan sosial yang ada di Indonesia. Saat ini Paxel sudah bekerjasama dengan beberapa Yayasan yang bergerak di bidang sosial, salah satunya adalah Rumah Harapan Indonesia.

RHI adalah sebuah rumah singgah bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang harus menjalani perawatan dan pengobatan penyakit berat di Jakarta. Mereka bisa menggunakan RHI sebagai tempat tinggal selama berada di ibu kota untuk berobat.

Tidak hanya dengan RHI saja tapi Paxel juga sudah menjalin kerjasama dengan Yayasan sosial lainnya dalam bentuk layanan jemput-antar gratis barang kebutuhan yang digunakan oleh Yayasan sosial tersebut.

Sebagai konsumen, dengan menggunakan Paxel secara tidak langsung kita ikut berdonasi. Setiap 25 kali penggunaan layanan Paxel berbayar, 1 anak penderita kanker di Indonesia akan dijamin biaya perawatannya.

Pengalaman menggunakan Paxel

Kurang lebih 2 mingguan yang lalu saya mencoba pertama kali layanan Paxel. Setelah melihat banner gerakan 1000 Mata di Instagram, saya tertarik untuk berpartisipasi. Gerakan ini bertujuan mengumpulkan kacamata yang sudah tidak terpakai dan akan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.

Kebetulan saya punya 1 kacamata yang masih bagus tapi sudah nggak pernah saya gunakan. Saya sumbangin aja deh ke gerakan tersebut. Mungkin memang jodoh dengan Paxel, saya gunakan layanan yang ditawarkan untuk mengirim paket kacamata itu ke Jakarta.

Hasilnya memuaskan lho. Respon dari pihak Paxel terhitung cepat dan langsung menelepon untuk mengonfirmasi pesanan, lalu petugas pun datang sesuai dengan waktu yang ditentukan. Barang diambil dan diantarkan saat itu juga. Petugasnya ramah dan sangat membantu.

Saya sudah menuliskan pengalaman saya menggunakan PAXEL. Bagaimana cara mendaftar dan menggunakan aplikasi sudah saya tulis di sana. Linknya ada di bawah ini :

[[ baca juga : Cara Mengirim Paket Lewat PAXEL ]]

Kesimpulan

Dengan model bisnis yang diterapkan, Paxel punya peluang untuk merebut hati masyarakat. Tidak hanya dengan kekuatan utama yaitu kecepatan dan harga yang relatif lebih terjangkau, tapi pengguna aplikasi Paxel juga telah mendukung kegiatan sosial yang dijalankan oleh Paxel.

Jadi gimana? Kamu tertarik menggunakan jasa layanan ekspedisi barang via Paxel?

22 Comments

  1. Dedew November 25, 2018
  2. irasulistiana November 25, 2018
    • nunoorange November 26, 2018
  3. Dani Ristyawati November 26, 2018
  4. Bunda Dirga November 26, 2018
  5. Soviana Maulida November 26, 2018
  6. DoyanPlesir - Milzam November 26, 2018
  7. Martha melliana November 26, 2018
    • nunoorange November 26, 2018
  8. Farida November 29, 2018
  9. Bunda Dirga November 29, 2018
  10. Baby Lee November 29, 2018
  11. Hidayah Sulistyowati November 29, 2018
  12. Hadi November 30, 2018
  13. Hadi November 30, 2018
  14. Allaely Hardhiani November 30, 2018
  15. Yozar Firdaus Amrullah November 30, 2018
  16. Nurul December 9, 2018
  17. Ochabi December 9, 2018

Terima kasih sudah baca sampai selesai. Boleh tinggalin sedikit komentar nggak? Nanti saya kunjungi balik deh. Link Hidup akan dihapus ya.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: