Personal

OSN 2019 : Ajang Pencarian Calon Ilmuwan Masa Depan

 “Suara tepuk tangan bergemuruh ketika satu per satu nama pemenang dibacakan. Sungguh, saya ikut senang dan terharu.” | OSN 2019

Setidaknya begitulah saya rasakan ketika berada di dalam hall tempat pelaksanaan acara penutupan event Olimpiade Sains Nasional 2019 di Alana Hotel 2 hari lalu.

Ya, tahun ini saya berkesempatan datang kembali ke Yogyakarta untuk meliput closing ceremony OSN 2019 yang sudah berlangsung selama 6 hari mulai 29 Juni hingga 5 Juli 2019. Ini kedua kalinya saya menghadiri ajang kompetisi siswa berbakat Indonesia.

Tahun lalu saya datang menyaksikan bagaimana siswa-siswa berprestasi di bidang olahraga dari seluruh Indonesia, yang berkumpul di Yogyakarta untuk berkompetisi melalui ajang O2SN2018 (Liputannya bisa dibaca disini).

OSN 2019 : Mencintai Sains Mengukir Prestasi

OSN 2019 sendiri adalah event tahunan yang dilaksanakan untuk mencari bibit-bibit unggul, calon-calon ilmuwan masa depan Indonesia melalu kompetisi sains tingkat Nasional. Olimpiade ilmu pengetahuan ini sudah memasuki tahun ke 17 pelaksanaanya.

Diselenggarakan di 2 lokasi yang berbeda yaitu Yogyakarta untuk peserta tingkat SD dan SMP, serta Sulawesi Utara untuk tingkat SMA dan Sederajat.

Mengambil tema Mencintai Sains dan Mengukir Prestasi, OSN 2019 bertujuan untuk mewujudkan generasi yang kompetitif, berkarakter, berkualitas dan adaptif terhadap perubahan di masa depan. Ajang ini mempertandingkan 3 mata pelajaran yaitu Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Matematika. Khusus untuk IPA, ada 2 kategori lain yang dikompetisikan yaitu Teori dan Eksperimen.

Untuk tahun ini jumlah peserta dari tingkat SD tercatat sebanyak 408 siswa, dan SMP juga berjumlah sama yaitu 408 siswa dari 34 propinsi di Indonesia. Jumlah total ini terbagi menjadi 3 mata pelajaran dimana masing-masing maple diikuti oleh kurang lebih 136 siswa. Sebelumnya mereka telah lolos dalam seleksi yang dilakukan mulai dari sekolah hingga di tingkat provinsi.

Closing Ceremony di Alana Hotel & Convention Center

Saya tidak akan bercerita banyak soal pelaksanaan OSN SD 2019 karena kebetulan saya mendapat tugas untuk meliput OSN SMP 2019. Itupun sangat terbatas di sesi upacara penutupan. Meski begitu buat saya ini adalah bagian yang paling seru karena saya bisa melihat bagaimana ekspresi peserta yang masih cukup campur aduk.

Lega karena sudah melewati sesi kompetisi dan penjurian, tapi masih cukup tegang untuk menanti siapakah yang akan menjadi juara di masing-masing kategori. Apakah nama mereka sendiri yang akan dipanggil? Atau nama teman-temannya?

OSN 2019

Suasana hall di Alana siang itu terbilang sangat ramai ketika kursi yang disediakan oleh panitia terisi penuh oleh siswa dan pendampingnya. Acara dimulai dengan seremonial rutin seperti pembukaan, pembacaan doa dan menyanyikan lagu Indonesia 3 stanza bersama-sama.

Dan bagian yang cukup seru adalah ketika pemutaran video kilas balik pelaksanaan OSN 2019 selama 5 hari. Rasa tegang menunggu pengumuman menjadi cair saat melihat keseruan siswa selama OSN 2019. Oh iya, tidak hanya hadir untuk berkompetisi, mereka juga mendapat kesempatan untuk mengikuti kegiatan di candi Prambanan. Aktivitas ini diisi dengan outbound dan pengembangan karakter.

Saya sendiri merasakan haru yang luar biasa ketika melihat mereka tertawa dan bersorak saat mengingat kembali kegiatan selama 5 hari di Yogyakarta.

Tegang menunggu pengumuman

Suasana ceria kembali menjadi lebih sedikit tegang ketika perwakilan dari Tim Juri mulai membacakan nama-nama pemenang dari masing-masing mata pelajaran.

Ada 3 kategori medali untuk masing-masing mapel yaitu emas, perak, dan perunggu. Untuk emas ada total 15 pemenang, perak 30 pemenang dan perunggu 45 pemenang dari ketiga kategori mata pelajaran.

Suara tepuk tangan bergemuruh ketika satu per satu nama pemenang dibacakan. Sungguh saya ikut senang dan terharu melihat ekspresi wajah dari para peserta. Sementara itu saya juga sempat melihat beberapa siswa dan pembimbing yang berdoa, berharap nama mereka atau perwakilan dari sekolah mereka menjadi salah satu yang dipanggil ke atas panggung untuk menerima medali.

OSN 2019

Seperti layaknya sebuah kompetisi, rasa senang karena menjadi pemenang dan sedih karena belum beruntung menjadi pemandangan yang wajar ditemui. Ada seorang pembimbing yang saking senang dan terharu karena siswanya berhasil menjadi juara dan mendapatkan medali emas, menangis sesenggukan. Ucapan syukur karena usaha yang tak sia-sia meluncur dari mulut beliau.

Tapi ada juga pembimbing yang mencoba membesarkan hati siswanya saat wajahnya terlihat kecewa karena namanya tak kunjung dipanggil. “Masih ada kesempatan tahun depan,” begitu hiburnya.

Pelaksaan OSN 2019 Terbilang Sukses

Acara OSN 2019 yang diselenggarakan oleh Dikdasmen Kemendikbud ini terbilang cukup lancar dan sukses. Menurut laporan dari teman-teman yang meliput kegiatan selama 5 hari, tidak ada masalah yang cukup berarti kecuali akses informasi di lapangan yang terbatas. Meskipun begitu pada akhirnya informasi-informasi penting ini juga didapatkan menjelang akhir pelaksaan event.

Buat saya sendiri closing ceremony-nya berlangsung cukup sederhana dan meriah. Untuk tahun ini Jawa Barat menjadi provinsi peraih medali terbanyak dengan total 16 medali (2 emas, 10 perak dan 8 perunggu. Namun Banten menjadi provinsi peraih emas terbanyak yaitu 4 medali. Selain medali masing-masing pemenang juga mendapatkan piagam penghargaan dan beasiswa pendidikan.

Oh iya, rencananya para pemenang di OSN 2019 kali ini juga berkesempatan untuk mengikuti Olimpiade Sains tingkat dunia yang rencananya akan dilaksanakan di India dan Qatar pada tahun ini. Semoga Indonesia bisa mengirimkan wakil-wakil terbaiknya dan mendapatkan penghargaan demi mengharumkan nama bangsa.

Sampai jumpa di OSN 2020!

Radio announcer. Average in everything.

4 Comments

Terima kasih sudah baca sampai selesai. Boleh tinggalin sedikit komentar nggak? Nanti saya kunjungi balik deh. Link Hidup akan dihapus ya.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: