Personal

Metode Penyembuhan Masuk Angin Paling Efektif Versi Nuno Orange

Sebagai penduduk wilayah tropis, kita akrab dengan Masuk Angin. Meskipun menurut pendapat medis dari belahan dunia barat tidak mengenal masuk angin, tapi mereka mengakui keberadaan penyakit flu tropis. Apapun sebutannya, keluhan kesehatan yang satu ini tidak bisa dianggap sebagai gangguan yang sepele. Masuk angin bisa dirasa sangat menganggu penderitanya karena menyebabkan kondisi yang kurang menyenangkan pada tubuh.

Gejala masuk angin biasanya ditandai dengan perut kembung dan rasa tidak enak pada area pencernaan. Mual yang tidak jarang disertai dengan muntah, kepala pusing, badan pegal linu, lemah lesu dan kondisi buang angin terus-menerus, menjadi tanda paling umum dari keluhan masuk angin.

Selain itu penderita juga kerap mengalami diare selama beberapa hari, namun kondisi ini memang gejala sertaan yang tidak dialami oleh semua orang.

Meskipun dianggap sebagai sesuatu yang biasa terjadi pada penduduk wilayah tropis, tapi jarang ada yang rela bertahan lama dengan penyakit ini. Bahkan mereka akan segera mencari pengobatan yang mampu mengurangi gejala masuk angin. Beberapa metode yang dikenal dalam pengobatan alternatif untuk mengurangi gejala dan keluhan masuk angin diantaranya :

  1. Kerokan

20151219_131213.jpgIni adalah cara yang paling banyak dilakukan orang untuk mengusir keberadaan angin dari dalam tubuh. Metode kerokan ini masih belum diakui secara resmi sebagai penyembuhan yang tergolong medis, namun tidak bisa disangkal bahwa kerokan adalah pilihan utama sebagai tindak penyembuhan. Area tubuh yang diyakini banyak mengandung angin akan menghitam jika dikerok. Cara kerja dari metode kerokan sendiri adalah memberikan tekanan pada beberapa area tubuh dimana tekanan ini akan memperlebar pembuluh darah di area yang dikerok dan membuka pori-pori, dengan harapan aliran darah di area tersebut bisa lebih lancar, dan keluhan masuk angin bisa ditangani. Meskipun sudah turun temurun, namun banyak pendapat medis yang justru tidak menyarankan kerokan karena adanya potensi gangguan kesehatan lainnya. Diantara yang masih menjadi kontroversi adalah apakah kerokan bisa membuat pembuluh darah pecah dan pengaruh kerokan pada ibu hamil. Sampai sekarang kerokan masih belum terbukti secara empiris, dan hanya dianggap sebagai sesuatu yang sugestif saja.

  1. Vacuum

Sebenarnya hampir sama dengan kerokan, metode vakum ini juga membuat kulit terutama di daerah punggung memerah dengan harapan angin akan keluar melalui pori-pori. Biasanya teknik ini menggunakan alat khusus berupa tabung yang dihubungkan dengan selang dan alat penyedot udara manual, dimana tabung diletakkan pada kulit punggung, kemudian vakum dipompa untuk mengeluarkan udara dalam tabung sehingga kulit akan tersedot dan memerah. Namun vakum juga bisa dilakukan di rumah dengan memanfaatkan gelas dan api dari lilin. Caranya, lilin dibakar hingga menyala, lalu di tempatkan di titik dimana vakum akan dilakukan. Kemudian lilin ditiup hingga api padam dan udara yang keluar dari sumbu segera ditangkap dengan gelas. Ruang kosong dalam gelas akan menjadi vakum alami yang akan menarik kulit punggung dan kulit pun akan memerah. Hanya saja metode dengan lilin dan gelas ini dianggap kurang “greget” dibandingkan dengan alat vakum dengan tabung khusus.

  1. Timung atau Mandi Uap

img-20151221-wa0002.jpgMandi uap dipercaya mampu menghilangkan toksin-toksin dari dalam tubuh dan membuat peredaran darah menjadi lancar. Jika pergi ke sauna dianggap terlalu mahal, Anda bisa membuat Timung pribadi di rumah. Hanya butuh sepanci air panas, ember ukuran sedang, dan kain sarung. Caranya, air yang telah dimasak hingga mendidih dimasukkan ke dalam ember. Pastikan Anda tidak memakai baju, dan hanya mengenakan celana pendek. Segera setelah itu tutup tubuh Anda dengan kain sarung hingga menutupi seluruh tubuh dengan ember di dalam “kurungan”. Anda bisa duduk menggunakan kursi kecil dan pastikan sarung menutupi seluruh tubuh yang diuapi. Metode ini sudah pernah saya coba dan rasanya menyenangkan. Keringat akan keluar dari tubuh Anda dan tubuh pun menjadi lebih hangat. Timung atau mandi uap ini bisa dilakukan kapan saja, tidak harus ketika sedang masuk Angin saja.

ilustrasi gambar : itu saya di dalam kerobong sarung. Jangan takut, itu bukan pocong dalam kamar mandi. 

  1. Minum Jamu

Saat ini tersedia banyak pilihan jamu penolak dan pengusir angin. Kemasannya pun sudah dibuat sedemikian rupa dengan menganut azas kepraktisan, sehingga kita tidak perlu repot-repot menyiapkan ini itu. Tapi saya sendiri jatuh cinta dengan minum jamu seduhan komplit masuk angin. Jamu seduhan ini sudah dilengkapi dengan madu, beras kencur, jahe, bahkan pil gingseng sebagai penambah daya tahan tubuh. Namun yang perlu diingat adalah apakah Anda termasuk yang punya keluhan ginjal? Karena sebaiknya perlu berkonsultasi lebih dulu sebelum mengonsumsi jamu.

Nah, itu dia beberapa metode pengusir angin paling efektif versi saya. Yang paling penting dilakukan ketika masuk angin adalah konsumsi minuman hangat, hindari dulu makan pedas, dan banyak istirahat. Apa metode favorit Anda untuk menolak angin?

Radio announcer. Average in everything.

15 Comments

Terima kasih sudah baca sampai selesai. Boleh tinggalin sedikit komentar nggak? Nanti saya kunjungi balik deh. Link Hidup akan dihapus ya.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: