Foods Lifestyle

The Story of Gelato : El Primo Gelato Semarang

Es krim, siapa sih yang nggak suka es krim? Saya rasa hampir semua orang di dunia ini menyukai es krim. Dan saya termasuk di dalamnya. Sampai-sampai saya punya ide untuk menulis artikel tentang kedai-kedai es krim di Semarang. Salah satu yang ingin saya tulis adalah El Primo Gelato.

Oh iya, saya sudah pernah menulis tentang beda es krim dan gelato. Sebenarnya keduanya adalah saudara kandung, hanya saja beda gaya. Gelato adalah es krim bagi orang Italia dengan bahan dan cara pembuatan yang berbeda.

Dan kali ini saya akan mengajak kamu untuk bersantai sejenak di sebuah kedai Gelato di area Tembalang. Nama gerainya adalah El Primo Gelato.

El Primo Gelato

El Primo Gelato menjadi salah satu gerai yang ingin saya kunjungi untuk penulisan artikel ini. Kebetulan juga seorang teman merekomendasikan tempat ini.

Penginnya sih nggak cuma datang, jajan, foto-foto, dan nulis sesuai pengamatan. Saya ingin mendapat informasi seputar El Primo Gelato langsung dari pemiliknya. Itulah kenapa saya memberanikan diri untuk menghubungi melalui akun Instagram mereka.

Nggak nyangka sih kalau pesan saya via DM direspon dengan baik. Saya dipersilakan datang untuk ngobrol-ngobrol dengan pemiliknya, Mbak Margaretha.

Kisah bermulanya El Primo Gelato

Mbak Margaretha mengisahkan bahwa El Primo Gelato ini bermula dari ide sang suami. Berbekal pengalaman di dunia bakery dan pembuatan es krim selama 10 tahun di Jogjakarta, mereka pun membuka gerai gelato pertamanya di Semarang.

Alasannya pasti cukup umum, bahwa di Semarang masih belum banyak pemain di bisnis penjualan gelato. Kalaupun ada, potensi pasarnya masih cukup besar.

Sebelum memutuskan untuk membuka gerai gelato pertamanya di Semarang, mereka berdua telah melakukan survei dan melihat bahwa tren gelato di Semarang bisa dibentuk.

Bahan boleh import, tapi harga tetap terjangkau

Meskipun mengaku ingin menyajikan citarasa lokal, tapi Margaretha mengakui bahwa ada beberapa bahan yang harus diimport demi kualitas produk yang baik. Beliau tidak menyebutkan bahan yang seperti apa, tapi yang pasti saat ini masih belum ada pilihan bahan lokal terkait yang cocok untuk produk gelato dari El Primo.

Sebenarnya saya cukup amazed juga dengan keputusan pemilik untuk mengimpor beberapa bahan pembuat gelato di El Primo dan mendapati pilihan harga gelato yang masih reasonable dengan kantong. Dengan kualitas produk yang baik, gelato di El Primo dijual dengan kisaran harga antara 16 ribu rupiah sampai 32 ribu rupiah. Murah bukan?

Keunggulan EL Primo Gelato

Selama 6 bulan beroperasi, El Primo Gelato sudah memproduksi lebih dari 40 varian rasa. Tidak semua ditampilkan di rak, karena hanya sekitar 24 rasa saja yang dijual per harinya. Tapi sejauh ini Margaretha dan timnya termasuk yang cukup rajin mengeksplorasi rasa baru untuk produk mereka.

Margaretha menjelaskan bahwa produk di El Primo Gelato adalah buatan rumah alias homemade. Dia sendiri yang terjun langsung mulai dari pembelian bahan hingga produksi. Semua dilakukan demi alasan menjaga kualitas produk yang dijual. Oh iya, selain gelato, El Primo juga memproduksi sendiri cone gelato mereka.

Menurut Margaretha, salah satu keunggulan dari El Primo adalah produk yang lebih lembut, dengan bahan-bahan alami dari buah asli. 

Tidak hanya mengembangkan rasa gelato, tapi El Primo Gelato juga bermain dalam varian produk. Salah satu yang baru dirilis adalah Croissant Gelato yang menurut klaim dari Mbak Margaretha, ini yang pertama kali ada di Semarang.

Konsepnya hampir sama dengan es krim sandwich ala Singapore yang beberapa tahun kemarin sempat ngehits. Hanya saja roti tawar yang digunakan untuk mengapit es krim, diganti dengan croissant buatan sendiri. Pertama kali diluncurkan dengan harga 20 ribu rupiah, produk ini mendapatkan sambutan yang cukup baik dari konsumen.

Selain itu El Primo juga menyediakan toping lucu yang dijual dengan harga 3 ribu rupiah per biji. Toping ini berbentuk kukis dan macaroons buatan sendiri dan bisa ditempatkan di atas gelato. Dan sejauh ini baru El primo Gelato yang memiliki varian toping seperti ini.

Lokasi El Primo Gelato Semarang

el primo gelato

El Primo menempati sebuah bangunan 2 lantai di Ngesrep Timur V no 33 Semarang. Tidak jauh dari patung kuda yang ikonik bagi warga sekitar kampus Undip Tembalang. 

Saat saya berkunjung ke sana, gerai sedang ramai banget dan terpusat di lantai 1. Saat itu lantai 2 sedang direnovasi. Kabarnya lantai 2 ini juga akan difungsikan sebagai ruang menikmati gelato.

Tata ruangnya cukup nyaman dengan pencahayaan yang bagus untuk fotografi. Jadi generasi milenial yang senang dengan fotografi bisa menghasilkan foto yang bagus untuk feed instagram mereka.

Gerai El Primo Gelato ini dilengkapi dengan toilet dan tempat cuci tangan. Saat ini pembayarannya hanya menggunakan opsi tunai karena belum tersedia mesin EDC.

Beberapa hal yang harus kamu tahu…

Sebelum datang dan menikmati gelato yang enak di El Primo Gelato Semarang, kamu harus catat beberapa hal berikut ini seperti yang dijelaskan oleh Mbak Margaretha :

  • Pada dasarnya semua bahan gelato halal, tapi konsumen perlu bertanya ke server soal rasa apa saja yang mengandung alkohol. Beberapa yang secara umum mengandung alkohol adalah Beer Flavour dan Tiramisu.
  • Selain toping yang dijual dengan harga 3 ribu per keping, kamu juga bisa menambahkan toping gratis yang terletak di dekat konter kasir
  • Rasa andalan yang paling laris dan harus dicoba adalah Taro Oreo, red velvet dan Black Carchoal.
  • El Primo bisa melayani acara-acara khusus. Kamu bisa reservasi tempat dengan datang langsung ke outlet.

Nah, itu dia sedikit cerita tentang kunjungan saya ke El Primo Gelato Semarang. Kamu tertarik untuk datang?

Terima kasih sudah baca sampai selesai. Boleh tinggalin sedikit komentar nggak? Nanti saya kunjungi balik deh. Link Hidup akan dihapus ya.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: