Cermat Memilih Obat Herbal

Dewasa ini penggunaan obat herbal di Indonesia memang sangat tinggi, nggak terlepas dari fakta bahwa tanaman herbal di tanah air yang berlimpah. Tercatat ada ribuan tanaman herbal asli Indonesia yang sudah digunakan sejak zaman nenek moyang sampai sekarang. Saking tingginya permintaan ramuan herbal oleh masyarakat, maka banyak produk bermunculan di pasaran. Mulai yang bentuknya masih tanaman utuh namun sudah dikeringkan sampai yang sudah diproses menjadi bentuk tablet, kapsul, dan sejenisnya.

Masalahnya adalah mengonsumsi ramuan herbal pun sebaiknya dilakukan dengan teliti sehingga tidak salah pilih dan ujung-ujungnya malah dapat obat herbal tiruan. Soalnya sudah banyak pengakuan orang keliru belanja herbal sehingga mengonsumsi obat-obatan biasa dengan kandungan bahan kimia. Padahal di label kemasan terdapat informasi merupakan ramuan herbal 100% alami. Sekedar melihat ada tulisan ‘herbal’ pada kemasan obat apotek ternyata tidak cukup menjamin keamanan obat-obatan tersebut, sehingga saat belanja baiknya lebih teliti.

Cermat Memilih Obat Herbal

Cermat Memilih Obat Herbal

Apalagi kalau kamu memutuskan belanja produk herbal ini secara online. Usahakan bertransaksi melalui situs jual beli online terpercaya demi memastikan herbal yang di order memang herbal murni dan khasiatnya memang sesuai dengan harapan.

Pilihan lain dalam mendapatkan obat herbal yang alami adalah dengan meraciknya sendiri dari tanaman obat yang ada di sekitar pekarangan kita. Tapi sayangnya tidak semua dari kita punya pengetahuan yang cukup dalam mengolah tanaman obat. Apalagi kalau kita sibuk? Wah..mana sempat?

Tips Memilih Obat Herbal Yang Aman

Bagi siapa saja yang lebih memilih belanja obat herbal instan, yang artinya sudah siap dikonsumsi tanpa perlu diracik manual. Berikut ini ada beberapa cara aman berikut supaya tidak salah pilih:

  • Merupakan produk yang terdaftar BPOM RI

Sebagai produk obat-obatan yang diproduksi massal maka peredarannya harus berada di bawah pengawasan BPOM RI. Ditunjukkan dengan adanya deretan kode angka dan huruf yang menjadi nomor registrasi bahwa obat tersebut sudah dicek aman tidaknya. Kalau belum terdaftar maka baiknya jangan langsung dibeli, sebab bisa jadi mengandung komposisi yang berbahaya.

  • Mengandung komposisi 100% herbal

Belanja produk herbal memang baiknya mengandalkan produk yang sudah terkenal sehingga khasiatnya sudah terbukti. Kemungkinan menawarkan khasiat hanya manis di mulut bisa dihindari sehingga bisa dijadikan bahan pertimbangan. Apabila obat merek terkenal dirasa terlalu mahal bisa memilih yang lebih murah sedikit. Asalkan cek dulu komposisi bahannya, dan pastikan selain terdaftar BPOM juga kaya akan bahan-bahan alami. Sehingga aman dikonsumsi tanpa resiko efek samping.

  • Cek aturan konsumsinya secara teliti

Sebelum dibeli dan dikonsumsi baiknya jangan sampai lupa untuk mengecek mengenai aturan pakainya. Yakni ketentuan dosis yang sudah dicantumkan oleh pabrik pembuatnya dan sudah tercetak jelas pada kemasan herbal tersebut. Apabila aturan pakainya tidak diperhatikan, terlebih berbagai perhatian atas konsumsinya maka besar kemungkinan akan kecewa dengan efeknya di badan. Hindari resiko over dosis dengan mematuhi aturan konsumsi yang sudah disesuaikan standar pabriknya, sehingga aman dan berkhasiat.

  • Ada baiknya berkonsultasi dahulu

Konsumsi obat apapun entah herbal ataupun non herbal usahakan untuk selalu berkonsultasi dulu dengan ahlinya. Dalam kasus ini adalah para dokter yang lebih paham mengenai obat-obatan, jenis zat pad obat-obatan, dan apa saja efeknya bagi tubuh. Konsultasi akan membantu menghindari efek samping atas konsumsi herbal tersebut. Sekaligus lebih paham apa saja manfaat dari obat herbal yang barusan dibeli, sehingga tidak kecewa dengan khasiat yang mulai dirasakan tubuh.

Nah, gimana? Tipsnya membantu nggak? Mulai sekarang pakai cara cermat dalam membeli obat herbal di pasaran yuk! [adv]

Author: nunoorange

Radio announcer. Average in everything.

Terima kasih sudah baca sampai selesai. Boleh tinggalin sedikit komentar nggak? Nanti saya kunjungi balik deh. Link Hidup akan dihapus ya.

%d bloggers like this: