Advertorial Event

Berwakaf Sambil Menikmati Manfaat Asuransi dengan Brilliance Hasanah Maxima dari Sun Life Financial

Asuransi Brilliance Hasanah Maxima – Ketika Bapak Norman Nugraha, Chief of Sharia Business SunLife Financial Indonesia bertanya, “Siapa di sini yang sudah punya asuransi?”, sebagian besar, bahkan semua peserta kopdar bloger bersama Sun Life Financial tidak mengacungkan jarinya. Saya bisa membaca raut muka Pak Norman yang agak amazed, – mungkin lebih ke terkejut dengan kenyataan bahwa masih banyak yang belum punya asuransi.

Sebenarnya bukan karena kurang sadar, mungkin ada faktor lain yang bisa jadi berbeda antara individu yang satu dengan yang lain. Salah satunya adalah bagaimana memilih asuransi yang tepat sesuai dengan kebutuhan.

Asuransi Brilliance Hasanah Maxima

Saya sadar asuransi, tapi..

Saya adalah orang yang sangat sadar betapa pentingnya memiliki asuransi kesehatan atau jiwa. Namun pengalaman membuat saya agak trauma dengan asuransi. Saya pernah ikut asuransi di sebuah penyelenggara keuangan, tapi kemudian karena satu dan lain hal perusahaan asuransi itu pun tutup. Uang saya melayang entah kemana.

Yang kedua sebenarnya tidak ada masalah, namun faktornya lebih ke pribadi. Saat itu saya benar-benar butuh dana untuk urusan keluarga sehingga dengan terpaksa saya menutup polis asuransi saya. Sampai sekarang masih belum berani memulai kembali.

Namun pertanyaan yang kemudian diikuti penjelasan oleh Pak Norman membuka kembali mata saya tentang pentingnya asuransi. Dari penjelasan singkat yang diberikan, asuransi itu adalah sebuah langkah untuk memindahkan resiko, terutama jika sudah berkeluarga. Pak Norman memberikan gambaran, bahwa kepala keluarga sebaiknya memiliki asuransi sebagai salah satu dukungan finansial jika suatu saat dibutuhkan.

Katakanlah, jika kepala keluarga sakit, atau (amit-amit) berpulang di masa produktif secara mendadak, keluarga yang ditinggalkan pun mendapat dukungan dana melalui polis asuransi yang dipersiapkan.

Meski belum menikah, bisa dibilang saya ini sudah seperti seorang kepala keluarga. Sejak ayah meninggal hampir 10 tahun yang lalu, otomatis tugas menghidupi ibu jadi tugas saya. Belum lagi menjadi “bala bantuan” disaat adik (yang kebetulan sudah berkeluarga dengan 2 orang anak) membutuhkan.

Memang, pertanyaan dan penjelasan yang diberikan oleh Pak Norman tadi tidak serta merta bisa membuat saya tiba-tiba membeli polis asuransi. Karena bagaimanapun saya perlu menghitung budget bulanan, apakah sesuai atau tidak. 

Tapi paling enggak, sedikit banyak menyadarkan saya. Iya ya? Kenapa saya tidak memulai kembali memproteksi diri sekaligus berinvestasi melalui asuransi?

Lalu saya mulai memikirkan dan mencari tahu produk apa yang cocok untuk saya.

Asuransi Brilliance Hasanah Maxima : Berasuransi sambil beribadah

Bicara soal produk asuransi, ada yang menarik dari workshop yang saya ikuti tadi siang. SunLife Financial memperkenalkan kembali produk terbarunya yaitu AsuransiBrilliance Hasanah Maxima. Bisa dibilang produk ini enggak baru banget karena sudah diluncurkan kurang lebih setahun yang lalu. Tapi tentu saja perlu dikenalkan kembali supaya makin banyak orang yang tahu tentang produk ini dan manfaatnya.

Jadi, yang membedakan produk ini dengan asuransi lainnya adalah kita bisa menyalurkan WAKAF yang tata caranya sudah diatur sesuai dengan Syariah. Ya, fasilitas WAKAF inilah yang membuat produk Asuransi Brilliance Hasanah Maxima ini lain daripada yang lain.

Melalui fasilitas ini nasabah yang membeli polis Asuransi Brilliance Hasanah Maxima bisa menyalurkan dana wakafnya sesuai dengan aturan perbankan Syariah. Tata caranya sudah diatur, termasuk akad dan besaran WAKAF yang akan disisihkan.

Soal WAKAF sendiri, ada hal yang menarik. Menurut data dari Badan WAKAF Indonesia, potensi WAKAF di Indonesia mencapai angka 180 triliun rupiah. Tapi pada kenyataannya, dana yang terhimpun baru sekitar 400 miliar saja.

Kenapa bisa demikian? Karena masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa objek WAKAF itu hanya terbatas pada harta benda tak bergerak seperti tanah dan bangunan. Padahal WAKAF juga bisa diberikan dalam bentuk dana.

Itulah kenapa pencapaian dana WAKAF saat ini masih kurang dari proyeksi. Padahal kalo dilihat lagi, dengan dana WAKAF yang dikelola dengan baik, objek WAKAF bisa dimanfaatkan sebagai investasi strategis dalam upaya menghapus kemiskinan dan mengatasi ketertinggalan di banyak aspek kehidupan, termasuk kesehatan dan Pendidikan.

Menyadari hal ini Sun Life Financial Indonesia ikut tergerak untuk mengajak nasabahnyaterlibat dalam pengumpulan dana WAKAF ini. Fasilitas yang ditambahkan dalam produk Asuransi Brilliance Hasanah Maxima ini memungkinkan nasabah untuk merencanakan keuangan masa depan sekaligus beribadah melalui dana WAKAF.

Jadi bisa dibilang, dunianya dapat, akhiratnya juga dapat.

Apakah dana WAKAF disalurkan dengan baik dan benar?

Dalam pelaksanaannya, Sun Life Financial bekerjasama dengan berbagai Lembaga pengelola aset WAKAF atau NAZHIR terpercaya seperti Badan WAKAF Indonesia, Dompet Dhuafa, Rumah WAKAF, dan 174 lembaga lainnya yang terdaftar dalam Badan WAKAF Indonesia. Kerjasama dengan berbagai Lembaga pengelola asset WAKAF ini disambut dengan sangat baik oleh mitra pengelola itu sendiri. Salah satu yang senang dengan kerjasama ini adalah Dompet Dhuafa. Lembaga pengelola asset WAKAf ini juga memiliki rumah sakit berbasif WAKAF di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya adalah Rumah Sakit Dhuafa AK Sribhawono di Lampung Timur.

Lalu bagaimana gambaran pengumpulan aset WAKAF ini?

Nasabah tidak perlu kawatir karena tata cara berWAKAF sudah diatur sesuai dengan hukum Syariah. Besarannya pun bisa dipilih di tahap awal pembelian polis. Kita tidak perlu kawatir karena tenaga pemasar asuransi Syariah dari Sun Life sudah bersertifikat WAKAF sehingga mereka akan dengan rinci menjelaskan bagaimana tata cara berwakaf sambil menikmati keuntungan lain dari polis yang dibeli.

Selain itu, nasabah hanya bisa mewakafkan sebagian dananya maksimal 45% dari manfaat asuransi, dan 30% dari manfaat investasi. Bagaimanapun aturan ini sudah sesuai dengan fatwa Dewan Syariah Nasional dan MUI yang menjelaskan bahwa manfaat asuransi harus bisa dinikmati oleh ahli waris.

Pasti, Kini, dan Nanti

Sun Life Financial menerapkan 3 hal dalam pengumpulan dana WAKAF melalui produk Asuransi Brilliance Hasanah Maxima yaitu Pasti, Kini, dan Nanti.

  • Pasti adalah karena dana WAKAF ini tidak dipotong seperserpun alias 100 persen diberikan kepada pengelola WAKAF tanpa dipotong biaya macam-macam. Selain itu pasti AMAN karena dana disalurkan melalui pengelola WAKAF yang sudah terpercaya dan PASTI
  • Dana WAKAF juga bisa disalurkan secara langsung sejak pertama kali nasabah melakukan pembayaran kontribusi asuransi. Tidak perlu menunggu sampai sekian tahun, nasabah sudah bisa mengatur besaran dana WAKAF yang akan disalurkan. KINI nasabah tidak punya alasan lagi untuk tidak menyalurkan dana WAKAF-nya bukan?
  • Dan satu lagi yaitu NANTI. Disini nasabah akan dibantu oleh pihak Sun Life Financial untuk pengurusan wasiat WAKAF jika yang bersangkutan meninggal dunia. Jadi selain disalurkan langsung sejak pertama kali pembayaran kontribusi asuransi, nasabah juga bisa mengatur penyaluran dana WAKAF di waktu tertentu melalui surat wasiat.

Singkatnya produk Asuransi Brilliance Hasanah Maxima ini memberikan apa yang dibutuhkan oleh nasabah, terutama bagi mereka yang muslim. Karena mungkin selama ini masih banyak yang ragu juga tentang apakah produk asuransi halal atau tidak karena terkait dengan hukum riba.

Sebagai pelopor produk asuransi berbasis Syariah yang mendapatkan dukungan dari Dewan Syariah Nasional yang berada di bawah naungan Majelis Ulama Indonesia, Sun Life Financial Indonesia memahami sekali kebutuhan nasabah.

Mulai dari tenaga pemasar, tata cara dan produknya sudah sesuai dengan Syariah islam.

Dan sepulang dari workshop siang tadi, saya mulai memikirkan kembali untuk memiliki polis asuransi dan saya rasa produk asuransi Brilliance Hasana maxima ini cukup menarik. Mendapatkan manfaat proteksi dan investasi sekaligus beribadah melalui WAKAF?

Kenapa tidak?

Untuk tahu lebih lanjut tentang Sun Life Financial, silakan buka website www.sunlife.com

12 Comments

  1. Rahmi October 23, 2018
    • nunoorange October 23, 2018
  2. gus Wahid United October 23, 2018
  3. Hidayah Sulistyowati October 25, 2018
    • nunoorange October 29, 2018
  4. Noorma November 12, 2018
  5. Yuni Handono Channel November 12, 2018
    • nunoorange November 12, 2018
  6. Nia November 13, 2018
  7. Kornelius ginting November 13, 2018
    • nunoorange November 13, 2018

Terima kasih sudah baca sampai selesai. Boleh tinggalin sedikit komentar nggak? Nanti saya kunjungi balik deh. Link Hidup akan dihapus ya.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: