Menyebut  nama Imperial Bakery sebagian besar masyarakat Semarang pasti cukup mengenal merek yang satu ini. Terjun ke industri pembuatan roti rumahan sejak tahun 70-an, Imperial Bakery memiliki penggemar fanatik yang sudah cukup akrab dengan produk mereka.

Pao isi ayam dan roti pisang, menjadi salah satu varian yang diproduksi pertama kali sejak berdirinya Imperial Bakery dan selalu menjadi favorit hingga saat ini.

Bermula dari industri roti rumahan yang hanya mengandalkan sebuah display berukuran kecil, nama Imperial Bakery berkembang tidak hanya terbatas pada pembuatan roti basah dan kering saja. Saat ini brand Imperial juga dikenal dengan restoran & cafe-nya.

Selain Orange Brown Cafe, Imperial juga memiliki resto lainnya yaitu POSIN.

POSIN dan Sejarahnya

Berlokasi di Jalan Menteri Supeno no 3 Semarang, POSIN by Imperial sangat mudah dikenali dengan bangunannya yang outstanding di kawasan tersebut. Oiya, sebelum berubah nama dan menempati lokasi yang sekarang, sebelumnya POSIN menggunakan nama Imperial Kitchen di jalan Menteri Supeno no 6.

Resto tersebut kemudian pindah tak jauh dari lokasi semula dan mengubah namanya menjadi POSIN by Imperial.

Nama POSIN sendiri memiliki arti yang cukup mendalam bagi sang pemilik sekaligus pengelolanya yaitu Ibu Poppy Heryanto.

Bercerita tentang asal usul nama POSIN beliau menuturkan kalau nama ini diambil dari nama nenek yang memulai usaha bakery ditahun 1976. Dalam bahasa Tiongkok, sebutan PO ditujukan untuk Nenek. Sedangkan Sin adalah marga dari beliau sehingga nama POSIN atau Nenek Sin pun dipilih sebagai nama resto untuk mengabadikan dan mengenang pendiri dari Imperial Bakery.

Kisah dan sejarah pemilihan nama POSIN ini bisa kamu baca di salah satu sudut di lantai 1 resto.


Bangunan 3 lantai yang sangat luas

Ketika pertama kali melangkahkan kaki melalui pintu depan resto POSIN by Imperial, saya menangkap kesan lapang dan luas.

Oh iya, bangunan ini memiliki 3 lantai, namun untuk sementara hanya 2 lantai yang difungsikan sebagai resto dan bakery.

Lantai pertama adalah toko roti dan juga resto. Kamu bisa membeli roti yang diproduksi langsung di tempat karena di lantai ini juga difungsikan sebagai dapur produksi. Produk bakery dari Imperial yang dijual di POSIN selalu dibuat segar setiap hari. Tidak heran jika kebetulan kamu lewat ke area Menteri Supeno dipagi hari, mungkin kamu akan mencium aroma wangi yang keluar dari proses produksi roti di sini.





Tidak hanya display produk bakery saja yang ada di lantai 1. Kamu juga bisa memanfaatkan makan di area ini.


Selain dining area di lantai 1 juga terdapat toilet bersih dan musholla.

Dining Area & Meeting Room

Naik ke lantai 2 kita akan menemukan ruang makan utama. Tidak kalah luas, kamu akan menjumpai ruangan dengan desain shabby chic yang dipenuhi dengan warna-warna pastel yang adem.

Ini adalah ruang makan utama yang juga bisa dimanfaatkan sebagai ruang pertemuan. Ada 3 ruang pertemuan yang berkapasitas hingga 10 orang per ruang. Tapi uniknya, jika pertemuan dihadiri lebih banyak orang beberapa ruangan bisa disatukan.

Tidak hanya itu, main dining area juga bisa dimanfaatkan sebagai hall ketika ada acara khusus seperti pesta atau acara keluarga besar. Kapasitas tampungnya cukup banyak tapi mengingat masa pandemi seperti saat ini, maksimal tamu yang diperbolehkan pada saat ini mungkin dibatasi.




Menu Makanan & Kisaran Harga

Bicara soal menu, POSIN by Imperial menyediakan berbagai menu makanan dan minuman mulai dari tradisional hingga menu ala barat. Kisaran harganya juga bervariasi mulai dari 15 ribu hingga 100 ribu rupiah. Sekedar info saja kalau harga makanan yang tercantum belum termasuk pajak restoran dan biaya servis.

Saya berkesempatan mencoba 3 menu yang disajikan yaitu :

  • Norwegian Salmon Steak (97 ribu rupiah)

 




Ini adalah menu wajib untuk kamu pecinta salmon. Disajikan dengan 2 pilihan karbo yaitu mashed potato atau french fries, Norwegian Salmon Steak dihidangkan bersama dengan salad sayur dan saus keju.

Salad Dressing-nya enak dan segar. Sayurannya juga segar dan bersih. Potongan daging ikan salmon yang tebal dengan rasa gurih cocok dipadukan dengan saus keju yang juga tak kalah gurihnya. Buat saya menu yang ini adalah menu sehat yang cukup mengenyangkan.

  • Posin Ribs & Soup (85 ribu rupiah)

Menu lain yang menjadi andalan dari POSIN by Imperial adalah Posin Ribs & Soup. 




Menu iga bakar yang mengenyangkan ini punya 2 pilihan karbo yaitu nasi putih atau nasi kongbap. Sekedar info saja kalau nasi kongbap adalah nasi ala korea dimana beras putih dicampur dengan biji-bijian. Pilihan nasi ini cocok untuk mereka yang sedang diet karena mengandung serat yang lebih banyak dibanding nasi putih.

Iga di menu ini lembuuut banget dan gampang lepas dari tulangnya. Nggak heran karena waktu pengolahannya yang lama yaitu 4 jam. Selain lembut, iganya juga sudah dibumbui sehingga tetap berasa enak meski tidak dipugas dengan saus. Tapi kamu juga bisa memilih 4 jenis saus yang disediakan untuk disajikan bersama dengan iga. 

Dalam 1 set menu Posin Ribs & Soup ini kamu akan mendapatkan semangkuk sup sayur hangat yang juga nggak kalah tasty. Ditambah dengan renyahnya emping melinjo, hidangan tradisional ini cocok untuk menu makan siang.

  • Iga Steak (85 ribu rupiah)

Menu iga lainnya yang bisa kamu nikmati di Posin by Imperial Bakery adalah Iga Steak. 




Dengan iga yang sama lembutnya, di menu yang terlihat sangat sederhana tapi cukup mengenyangkan ini kamu akan menikmati iga yang diguyur saus BBQ bersama mashed potato dan salad sayur. Kalau kamu nggak terlalu suka dengan kentang tumbuk kamu bisa menggantinya dengan french fries.

  • Sunset, Rainbow Splashing & Greenwood Juice

Sementara untuk minumannya ada cukup banyak varian. Tapi kamu mungkin perlu mencoba rekomendasi minuman yang ada di foto berikut :


Menyegarkan sekali, bukan?

Kapan ke sini?

Iya, jadi setelah melihat tempat dan menunya yang menarik, kapan kamu mau ke sini? Silakan lho untuk datang bersama dengan teman dan keluarga. Untuk bakery-nya buka mulai jam 7 pagi sampai 9 malam sedangkan untuk resto bisa mulai beroperasi dari jam 11 siang sampai 9 malam (selama masa PPKM diberlakukan).

Jangan lupa untuk menerapkan protokol kesehatan yang ditetapkan ya supaya sesi nongkrong juga aman dan nyaman.



0 Comments