Sambal adalah salah satu pelengkap yang hampir selalu ada di meja-meja makan keluarga di Indonesia. Nggak lengkap rasanya kalau menikmati makanan tanpa sambal bercitarasa pedas yang bisa menambah selera makan. Bahkan ada yang bilang “makan dengan nasi putih panas, kerupuk, dan sambal pun sudah lebih dari cukup”. Hal ini menunjukkan kalau posisi sambal dalam dunia kuliner memang cukup penting.


Buat mereka penyuka sambal pastinya nggak akan pernah kapok dengan pedasnya sambal yang mereka makan. Ada istilah dalam bahasa jawa yang menyebutkan “Kapok Lombok”. Artinya meskipun bilang kapok karena kepedesan, tapi tetap saja nanti makan sambal lagi. Ya, meski pedasnya bisa nggak ketulungan, tapi orang akan kembali ke sambal lagi dan lagi.


Sambal menjadi daya tarik tersendiri dalam industri kuliner. Nggak heran kalo banyak rumah makan yang mengambil sambal menjadi tema utamanya. Salah satu yang ingin menjadikan sambal sebagai “hero” mereka adalah Waroeng Kaligarong. Tempat makan yang reraltif baru yang terletak di Jalan D.I Panjaitan no 64 atau di sekitaran area Kampung Kali Semarang ini punya sambal yang jadi highlight yaitu Sambal Mangga Muda.


Olahan cabe yang pedas dengan serutan mangga muda yang asem segar menjadi menu utama yang ditawarkan bersama dengan hidangan utama lainnya. Waroeng Kaligarong memang bukan tempat makan yang menawarkan menu spesial sambal seperti yang lain, tapi setidaknya Sambal Mangga Muda jadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, termasuk saya.



Waroeng Kaligarong Semarang


Beberapa waktu lalu saya sempatkan makan siang bareng sama temen-temen Tim Siar di Waroeng Kaligarong. Itu pertama kalinya saya datang setelah beberapa kali lewat dan enggak sempat mampir. Lokasinya sendiri mudah terjangkau. Tempatnya terlihat luas dan cukup nyaman. Tempat parkirnya pun bisa menampung cukup banyak kendaraan bermotor. Bangunan Waroeng Kaligarong cukup menyolok dengan dominasi warna kuning cerah, sehingga gampang dikenali.


Waroeng Kaligarong


Begitu masuk ke dalam ruangan kamu akan merasakan suasana storage yang luas. Cukup nyaman karena atapnya tinggi sehingga tidak terkesan sumpek. Ruang makan terbagi menjadi 2 bagian, untuk yang di luar tidak menggunakan air conditioner, sementara yang di dalam menggunakan AC.


Waroeng Kaligarong


Dapurnya menggunakan konsep semi open kitchen. Kita bisa melihat kegiatan para tukang masak di dalam dapur. Dapur ini hanya dikhususkan untuk kegiatan pembuatan makanan, sementara minuman diracik di salah satu bagian ruangan yang ada di sudut kanan belakang.


Waroeng Kaligarong


Waroeng Kaligarong



Menu Makanan


Menu makanan di Waroeng Kaligarong cukup beragam, tapi didominasi masakan rumahan yang cocok dinikmati dengan sambal. Ada ayam, bebek, dan beberapa varian makanan laut seperti cumi dan udang. Sementara menu pendamping lainnya adalah olahan sayur seperti ca kangkung dan taoge, serta beberapa lainnya. Cukup standar sih.


Waroeng Kaligarong
Waroeng Kaligarong


Yang menarik adalah untuk menu paketan (yang bisa kamu tanyakan ke pelayan), makanan di sajikan di atas tampah atau nampan yang terbuat dari anyaman bambu. Suasana tradisional terasa banget. Menurut saya cara ini cukup efektif untuk memberikan kesan bahwa makanan disajikan dalam porsi besar, padahal kalau mau dihitung-hitung porsinya standar juga kok. Hehehe.


Di kesempatan itu saya mencoba beberapa menu seperti Nasi Cumi. Paket nasi putih ini disajikan bersama cumi hitam, oseng daun papaya, dan sambal mangga muda. Hanya saja saat saya pesan siang itu, oseng daun pepayanya belum ready dan digantikan dengan menu tahu dan tempe goreng.



Sambal Mangga Muda


Jujur saja saya bukan penggemar sambal mangga muda. Bahkan dibilang saya tidak terlalu tertarik dengan jenis sambal yang satu ini. Buat saya serutan mangga muda hanya cocok dipadukan dengan sambal gula jawa seperti yang bisa dinikmati dalam sepiring rujak. Tapi ternyata enak juga ya? Hehehe. Sepertinya saya memang tidak boleh under estimate dulu nih.


Waroeng Kaligarong


Setampah nasi cumi dihargai 22 ribu-an. Cuminya enak dan tidak kenyal. Kalau kamu beruntung kamu bisa dapat cumi yang bertelur. Dinikmati dengan nasi putih panas dan sepiring kecil sambal mangga muda yang pedas, duh, rasanya enak banget deh.


Buat kamu yang enggak suka dengan menu seafood kamu bisa pesan menu bebek atau ayam. Waroeng Kaligarong menggunakan bebek muda yang lebih empuk dan manis. Dan harga seporsi menu bebek juga cukup terjangkau lho.


Kalau bosen sama menu sambal-sambalan, ada beberapa menu lainnya seperti bubur ayam dan soto ayam khas Waroeng Kaligarong. Semua bisa dilihat di buku menu.



Menu Minuman


Untuk minumannya, kamu boleh coba beberapa menu selain hanya es teh dan teh hangat. Ada aneka jus buah, dan beberapa jenis es variasi. Ada es kelapa muda jeruk, ada juga es kuwud yang kurang lebih sama seperti es kelapa muda. Hanya saja es ini ditambahi nata de coco dan juga selasih. Uniknya, kalau es kuwud biasanya hanya diberi perasan jeruk nipis, Wareng Kaligarong menggunakan irisan daun jeruk yang wangi dan bercitarasa cukup tajam. Saya sendiri suka dengan rasanya. Es Kuwudnya jadi berasa rempah. Segar banget.


Waroeng Kaligarong


Waroeng Kaligarong


Pokoknya ada banyak menu makanan dan minuman yang bisa dinikmati bareng sama teman dan keluarga. Buat yang butuh wifi, bisa tanyakan ke waiter atau waitress-nya ya.



Rekomendasi


Kalau rekomendasi saya sih coba ca Kangkung Terasi Hotplate-nya. Enggak seperti Ca Kangkung kebayakan, versi Waroeng Kaligarong ini bumbunya diuleg dengan penambahan terasi dan kemiri. Jadi agak kental gitu deh kuahnya. Dan citarasanya memang cenderung manis ya. Ini adalah menu favorit saya di waroeng Kaligarong.


Waroeng Kaligarong



Fasilitas


Waroeng Kaligarong dilengkapi dengan 2 kamar mandi berkloset jongkok dan duduk. Saya suka tempat cuci tangannya. Bentuknya drum minyak yang sudah dimodifikasi sebagai wastafel seperti gambar di bawah ini. Lucu kan?


Waroeng Kaligarong


Buat muslim yang ingin menunaikan sholat, Waroeng Kaligaroeng menyediakan musholla yang terletak di lantai 2. Senang deh sekarang makin banyak rumah makan yang akomodatif dan menyediakan tempat representatif untuk beribadah. FYI, lantai 2 ini tidak difungsikan sebagai tempat makan, tapi digunakan untuk kantor pengelola, musholla, dan beberapa space yang dimanfaatkan untuk tempat penyimpanan barang.


Waroeng Kaligarong


Eh, lupa bilang kalau di sebelah kiri pintu masuk kamu bisa belanja makanan-makanan ringan dengan harga yang cukup terjangkau. Jadi sambil nunggu tagihan makanan kamu dihitung sama kasir, kamu bisa lihat-lihat dulu apakah ada snack yang menarik buat dibawa pulang.


Waroeng Kaligarong



Servis


Servisnya cukup memuaskan. Pelayannya cukup ramah dan informatif. So far saya masih belum pernah menemukan pelayan yang menyebalkan dan cemberut. Hehehe.


Buat yang penasaran pengen ke Waroeng Kaligarong, bisa cek info di bawah ini ya.


Waroeng Kaligarong


Jalan DI Panjaitan nomer 64 Semarang (kampung kali)


Telepon 024-3555300


Bukan tiap hari mulai jam 8 am - 10 pm. Tersedia layanan delivery service dan sudah ada di GoFood Apps.


Menerima Cash & Debit. Harga makanan dalam menu belum termasuk pajak. Tidak ada biaya servis. Dan banyak promo menarik. Follow instagram mereka di @waroengkaligarong.

4 Comments

  1. Sering lewat sini, penasaran ama sambel mangganya, makasih reviewnya, nanti kucobain deh makan sini

    ReplyDelete
  2. Nanti review di blogmu juga ya Mbaaak..

    ReplyDelete
  3. tambah sedep aja nih blogmu hehehe

    ReplyDelete
  4. konsepnya semacam industrial-industrial gitu ya?

    "minuman favorit di warung makan ini apa ya?" oh banyak, salah satunya adalah, bla..bla...bla.
    "oke saya pesan..................................es teh tawar" *gubrak* ala2 oke food.hahahahaha

    ReplyDelete

Punya uneg-uneg? Jangan disimpan. Tulis di sini.