Kok ngomongin soal beda mirrorless dengan DSLR sih? Lagi pengen punya kamera baru lagi ya? Hihihi, iya iya, saya tahu, saya emang lagi banyak mau, tapi nggak punya banyak duit. Well, nggak ada salahnya juga kan kepingin? Siapa tahu nanti ada rejeki kan bisa langsung beli. Sementara lihat-lihat dulu ke MatahariMall.com nih  yang juga jual kamera mini mirrorless terbaru lengkap dengan harganya. :D



Kenapa sih jadi pengen mirrorless? Kenapa nggak cukup sama prosumer yang dipunya sekarang?



Enggak kok, yang ini sementara cukup pake banget. Balik lagi ke “kalau pengen doank kan nggak ada salahnya tho?” Karena jujur aja meskipun saya ndak begitu pinter soal urusan motret ini dan itu, tapi saya seneng lho dengan kamera.


Masih inget dulu jaman almarhum ayah pulang dari sebuah perjalanan ke kota sebelah. Suatu sore beliau membawa oleh-oleh berupa sebuah kamera analog yang dulu sering disebut tustel. Merknya Fuji. Masih pake jendela intip dan film roll yang harganya juga enggak murah, tergantung isi dan asa-nya. Rasanya senang banget dapat kamera baru, berhadiah mainan mobil tamiya pula!


Saya jadi seneng mainan kamera, meskipun enggak bisa bebas jeprat sana-sini mengingat kamera dengan isi film model roll begitu kan nggak seperti sekarang yang begitu “jepret” langsung masuk ke MMC. Kalau enggak suka tinggal dihapus aja. Kalau kamera analog punya saya dulu ya mau nggak mau tetap harus dicetak. Kalau sering dipakai ya itu artinya si film jadi lebih cepat habis.


Beda Mirrorless Dengan DSLR


Sekarang kameranya udah rusak meskipun barangnya sih masih ada. Kemarin pas pulang kampung masih sempat lihat sisa-sisa kehidupan si kamera. :D Ketika jaman sudah mulai berkembang, sekarang saya pake kamera digital yang lebih canggih. Pengennya sih saya punya DSLR atau Mirrorless, tapi sementara kuat beli yang prosumer dulu.


Emang susah buat nggak jatuh cinta sama kamera mirrorless. Kualitasnya oke dan bentuknya lebih ringkas. Setara DSLR tapi berukuran lebih kompak. Lebih gampang dibawa kemana-mana, katanya sih begitu. Nggak heran kalo mirrorless ini jadi primadona baru buat mereka yang suka jalan-jalan.



Beda Mirrorless dengan DSLR?


Gampangnya sih si Mirrorless ini adalah kamera tanpa cermin. Nah, si cermin inilah yang dibutuhkan oleh kamera DSLR untuk menampilkan gambar di view finder. Sedangkan mirrorless enggak punya cermin. Konsekuensi dari bagian yang “dibuang” ini bikin mirrorless jadi lebih ramping dan terasa lebih ringan dibanding DSLR. Tapi bukan berarti semua kamera mirrorless enggak punya view finder optik ya, karena beberapa merk memasang view finder optik pada bodynya, selain view finder elektronik tentunya.


Sebenarnya sih semuanya tergantung dari kebutuhan dan minat sih ya? Ada yang suka DLSR meskipun berat. Tapi banyak juga yang jatuh cinta sama mirrorless. Termasuk ngomongin soal kualitas, kedua jenis kamera ini juga nggak terlalu jauh berbeda karena sensor yang dipake juga masih dalam satu kelas. Beda dong ah sama kamera digital entry level. Hihihi.



Terus kamu pengen yang mana No?


Pengen dua-duanya! Haha. Tadinya sih naksir DSLR (sampai sekarang juga masih pengen punya), tapi kalau suruh milih mirrorless terus dibayarin *dikeplak* saya pengen sih beli Fuji. Hihihi. Tapi berhubung ndak punya duit, sementara pake prosumer dulu lah ya? Siapa tahu ketiban bulan ikut lomba terus menang kamera mirrorless *ngimpi tingkat dewa*.

Beda Mirrorless dengan DSLR


Lha kalau kamu, lebih suka mana sih? DSLR atau Mirrorless?

3 Comments

  1. Naksir keduanya mas hahahhaa
    Lha kita kan senasib yak, masih ngandalin prosumer hehehe

    ReplyDelete
  2. Itu kameraku maas. Tuh udah beli itu aja...harga e lbh murah dari di galery lho.

    ReplyDelete
  3. […] [baca tulisanku soal beda mirrorless dan DSLR juga donk] […]

    ReplyDelete

Punya uneg-uneg? Jangan disimpan. Tulis di sini.