Holla, ketemu lagi nih sama kamu. Iya, kamu yang udah mampir ke blog saya. Hehehe. Gimana kabarnya? Sehat? Eh boleh cerita nggak kalo Sabtu tanggal 10 September lalu saya diundang buat menghadiri event morning coffee di Starbucks Mall Paragon Semarang? Boleh ya? :D


Jadi, buat kamu yang sering jalan-jalan ke Paragon Mall Semarang pasti nemuin sesuatu yang beda pada Starbucks beberapa hari belakangan. Hampir sebulanan mereka memasang tanda sedang melakukan renovasi. Beberapa pengunjung setia Starbucks pastinya penasaran, renovasi kayak apa sih yang dilakukan oleh Starbucks Paragon Mall?



Starbucks Paragon Semarang


Dan hari Sabtu lalu terkuaklah sudah *halah*, kalau renovasi outlet yang dilakukan oleh Starbucks Outlet Paragon Mall Semarang emang cukup menyeluruh. Tampilannya jauh berbeda saat ini. Begitu saya masuk ke outletnya saya nemuin gaya industrial pada desainnya. High ceiling dan kesan terbuka sangat terlihat pada bagian atap. Kamu bisa ngelihat pipa-pipa saluran udara dan air yang dibiarkan terbuka begitu saja. Bukannya enggak rapi, tapi emang beginilah gaya yang sekarang diadopsi sama outlet cabang Paragon Mall.


Starbucks Paragon Semarang


Salah satu yang kerasa banget adalah ruangannya jadi lebih spacious. Lega banget! Meskipun areanya masih sama, tapi nggak tahu kenapa rasanya lebih luas dan lapang. Kamu masih bisa milih mau duduk di dalam atau di luar.


Menurut Mbak Nadia, dari pihak Marketing Starbucks, perubahan tampilan outlet Starbucks Paragon Mall ini juga terletak pada bagian bar nya. Kalau dulu ada di pojokan setelah pintu masuk, kali ini bar berada di tengah-tengah dan lebih terbuka. Mereka menamakan ini sebagai u can see bar. Seperti open kitchen di restoran, pengunjung bisa melihat para barista beraksi. Dengan konsep seperti ini saya merasakan kalau pengunjung bisa lebih dekat dengan para barista dan menyaksikan proses pembuatan minuman favorit pesanan mereka.


Di kesempatan Morning Coffee lalu saya dan temen-temen blogger juga diperkenalkan dengan “jualan” barunya Starbucks. Mungkin bukan hal baru juga sih kalau yang nggak terlalu suka kopi seperti saya bisa memilih beberapa menu minuman yang tidak terbuat dari kopi. Di Starbucks saya suka Matcha Latte, yang warnanya ijo itu, terus dikasih whip cream di atasnya. Rasanya pahit-pahit seger dan creamy banget.


Tapi sekarang lebih banyak varian minuman Starbucks yang terbuat dari teh. Produk teh yang diperkenalkan oleh Starbucks pagi itu adalah produk teh dari Teavana Tea.



About Teavana


Sekilas mengenai Teavana Tea, produsen teh ini berbasis di Atlanta, Georgia. Didirikan oleh Andrew T mack dan istrinya di tahun 1997, Teavana merupakan salah satu perusahaan teh yang terkenal di Amerika. Tahun 2012 Starbucks mengakuisisi perusahaan ini dan resmilah sampai sekarang brand Teavana menyematkan brand Starbucks di setiap kemasannya.


Dari berbagai produk Teavana, 4 diantaranya dijual di gerai-gerai Starbucks yang ada di Indonesia. Mereka adalah Earl Grey, English Breakfast, Mint Citrus, dan Chai Tea. Dari keempat varian ini dikembangkanlah berbagai produk minuman berbahan dasar teh. Yang pagi itu dikenalkan pada kami adalah Iced Shaken Green Tea with Aloe Dice and Prickly Pear dan Autumn Handcraft teavana Beverages yang dikasih nama Iced Shaken Hibiscus With Pomegranate Pearls.


Starbucks Paragon Semarang


Lalu gimana rasa kedua minuman tadi? Buat saya yang seneng minum teh, Iced Shaken Green Tea With Aloe Dice and Prickly Pear enak banget. Rasanya ringan dan segar. Ada sepet-sepetnya dan yang seru ada potongan aloe vera atau lidah buaya yang diolah khusus oleh Starbucks untuk minuman ini. Varian yang ini juga menggunakan Prickly Pear yang bentuknya seperti molasses berwarna cokelat kemerahan. Menurut keterangan dari pihak Starbucks, bahan ini terbuat dari ekstrak buah pir dan kaktus khusus yang diolah sedemikiian rupa untuk jadi bahan baku minuman.


Starbucks Paragon Semarang


Starbucks Paragon Semarang


Iced Shaken Hibiscus With Pomegranate Pearlsnya juga enak. Warnanya kemerahan tapi nggak manis banget kayak merahnya sirup frambozen. Yang ini tetep seger dan ada sepet-sepetnya. Belum lagi pome pearls yang ada di dalamnya, bikin minum teh jadi lebih seru. Oh ya, tentunya nggak hanya 2 jenis tadi, karena kamu juga bisa temukan varian teh lainnya di Starbucks.



Coffee Tasting with Miss Anisa


https://www.youtube.com/watch?v=m18NQbrXOiA

Nggak hanya mengenalkan varian minuman baru dari teh saja, Morning Coffee juga ngasih lihat ritual pagi yang biasa dilakukan oleh barista di Starbucks. Coffee Tasting namanya. Ritual yang diperagakan oleh Mbak Anisa (yang bisa kamu lihat videonya di bawah ini) ngasih tahu apa saja sih tahapannya.





  1. Smelling The Coffee




Setelah kopi di seduh, kita harus mencium aromanya. Tahapan ini untuk mengenali aroma kopi yang dihidangkan. Karakteristik aromanya bisa nunjukkin tempat tumbuh si biji kopi.





  1. Slurping The Coffee




Abis dicium, sekarang giliran diminum. Menurut mbak Anisa, cara minumnya pun ada aturannya. Karena sesi ini namanya slurping minumnya juga kudu bunyi gitu. Sluuurrrrrp! Aaaah! Hahaha. Kemudian kopi diedarkan ke seluruh lidah dan langit-langit mulut, lalu dirasakan karakteristiknya.





  1. Describing




Buat yang kerja di Starbucks pastinya kudu ngerti dong gimana karakteristik kopi yang diminum? Nah, setelah slurping baru deh dideskripsikan rasa dari kopi yang dimaksud.





  1. Pairing




Coffee Tasting yang dilakukan tiap pagi menggunakan kopi hitam pahit tanpa gula. Pairing apaan sih? Jadi pairing ini adalah menikmati kopi dengan kudapan-kudapan manis. Pagi itu disajikan espresso brownie yang enak banget ketika dinikmati dengan secangkir kopi pahit. Aturannya, kuenya dimakan dulu, terus baru deh kopinya diminum. Nanti kopinya nggak pahit banget deh. Ini adalah cara lain dari minum kopi hitam, yang nggak harus pake gula, tapi bisa juga dengan kudapan manis.


Itulah “ritual” yang biasa dilakukan sama temen-temen di Starbucks. Oh iya, saat itu kopi yang digunakan untuk coffee tasting adalah varian baru yang dirilis pada 7 September 2016 lalu. Namanya Anniversary Blend. Kopi yang satu ini unik karena dirilis hanya setahun sekali ketika autumn season tiba. Biasanya dari bulan September hingga November. Nah, Anniversary Blend ini adalah varian kopi dari Sumatra dan Papua Nugini yang dimix sama Starbucks. Harganya 135 ribu satu kantong dan bisa didapatkan di semua gerai Starbucks di seluruh Indonesia. Kopinya masih berbentuk biji, jadi kalau mau digiling kamu bisa kok minta tolong sama Starbucks tempat kamu beli kopi ini untuk bisa dibantu.



Lomba Jadi Barista


Setelah sesi Coffee Tasting bareng Mbak Anisa, ada lomba jadi barista juga lho? Saya memberanikan diri untuk ikut ambil bagian jadi peserta. Saya, Mbak Archa dan Mbak Flo diharuskan meracik Iced Shaken Green tea With Aloe Dice and Prickly Pear hanya dalam waktu 30 detik. Bisa? Pasti bisa. Cuma ga bisa 30 detik. Hahaha. Susah sekali rasanya meracik minuman dengan tangan gemetar. Tapi paling enggak tahu lah gimana tahapan pembuatan minuman di Starbucks. Ngeraciknya juga pake takaran dan urutan biar rasanya juga enak.


Dalam lomba itu saya berhasil jadi juara 1. Tapi semuanya juga dapet hadiah kok. Kami bertiga membawa pulang sekotak teh Teavana persembahan dari Starbucks. Asyiiik! Saya memilih Mint Citrus, karena saya suka dengan teh herbal yang selain bau teh nya harum, rasanya juga berpadu dengan sensasi dingin daun mint. Oh iya, teh Teavana ini lucu banget lho kantong tehnya. Bukan terbuat dari kertas, tapi dari kain semacam kain kasa yang dibentuk segitiga. Lucu yaaa?


Starbucks Paragon Semarang


Itu dia cerita saya bareng sama temen-temen blogger Semarang di acara re-launching outlet Starbucks Paragon Semarang. Ini dia oleh-oleh video dari acara Sabtu lalu.


https://www.youtube.com/watch?v=M7a3d9g9IRY

Kalau kamu, lebih suka kopi apa teh?

13 Comments

  1. I prefer coffe to start the day *wuuih gaya akuu :p

    ReplyDelete
  2. Gapapa, selama nggaya ndak suruh bayar.

    ReplyDelete
  3. Komplit infonya.mantap kopinya,cozy tempatnya,enak kuenya.
    Nongkrong wajib!

    ReplyDelete
  4. Starbuck emang lekat dengan brand mendunia dan bergengsi

    ReplyDelete
  5. Sekali-sekali minum teh. Sekali-sekali minum kopi. Tapi kopi lebih "menggairahkan" terutama jika sedang dikejar deadline. :D

    ReplyDelete
  6. Butuh booster yg lebih kuat dari sekedar teh ya Mbak :D

    ReplyDelete
  7. Aku lebih suka kopi, tapi sekali2 teh boleh lah ya :D

    ReplyDelete
  8. wah ada tempat baru nongkrong di Semarang

    ReplyDelete
  9. Nggak baru2 juga sih Mas. Starbucks udah lama, tp hadir dgn tampilan baru.

    ReplyDelete
  10. Ada referensi baru buat nongkrong sama kawan-kawan,,

    ReplyDelete

Punya uneg-uneg? Jangan disimpan. Tulis di sini.