Star Trek Beyond


Plot Star Trek Beyond:


Star trek Beyond berkisah tentang perjalanan USS Enterprise di luar angkasa untuk melakukan penjelajahan. Dalam 3 tahun dari 5 tahun tugasnya, kru Enterprise mulai mengalami kebosanan. Kapten James T Kirk mulai mempertanyakan motivasinya bergabung di Starfleet. Dia berpikir untuk pensiun dan ingin menjadi wakil admiral yang bertugas di Starfleet. Sementara itu Kapten Spock juga berpikir untuk pensiun dan menggantikan tugas Spock Prime yang baru saja meninggal. Hubungannya dengan Nyota Uhura juga tidak berjalan lancar. Keduanya dikabarkan putus.


Ketika USS Enterprise berlabuh di salah satu pos Starfleet berpenduduk padat bernama Yorktown untuk mengisi perbekalan, sebuah kapsul penyelamat memasuki kota. Kapsul tersebut berisikan seorang alien bernama Karala yang melaporkan kalau pesawatnya rusak terdampar di sebuah Nebula yang tak jauh dari Yorktown. Karala meminta bantuan untuk menyelamatkan pesawat beserta krunya.


USS Enterprise berangkat untuk melakukan misi penyelamatan. Tapi ketika sampai di Nebula, pesawat mereka diserang oleh sekawanan pesawat asing yang dipimpin oleh alien bajak laut bernama Krall. USS Enterprise jatuh dan para awaknya ditahan oleh Krall termasuk Uhura dan Hikaru Sulu. Ternyata, Krall menyerang USS Enterprise untuk merebut senjata kuno milik alien yang punya daya hancur tinggi.


Awak kru USS Enterprise terpisah-pisah. Leonard McCoy bersama Spock, Kapten Kirk bersama Pavel Chekov, sementara Montgomery Scott bertemu dengan seorang alien bernama Jaylah. Selama ini Jaylah bersembunyi di sebuah bangkai pesawat yang belakangan diketahui pesawat tersebut adalah USS Franklin, pesawat milik Federasi Starfleet yang ditugaskan pertama kali untuk melakukan penjelajahan dan jatuh karena serangan alien.


Ketika personel USS Enterprise yang terpisah akhirnya bertemu, mereka menyusun rencana untuk membebaskan kru yang ditawan sekaligus menggagalkan rencana Krall yang akan menyerang Yorktown dengan senjata kuno alien yang berhasil direbutnya. Belakangan diketahui siapa sebenarnya Krall dan kenapa dia ingin menghancurkan Yorktown.



Cast :


Star Trek Beyond


Kita masih akan menjumpai Chris Pine sebagai Kapten Kirk dan sidekicknya Komandan Spock yang diperankan oleh Zachary Quinto. Beberapa pemeran utama di 2 film sebelumnya juga masih muncul di sini. Dr Leonard McCoy masih diperankan oleh Karl Urban, Nyota Uhura oleh Zoe Zaldana, Montgomery Scott oleh Simon Pegg, Hikaru Sulu oleh John Cho, dan Pavel Chekov oleh Anton yelchin. Ini adalah film terakhir Anton Yelchin sebagai Pavel Chekov karena sebelum premiere Yelchin tewas karena kecelakaan tunggal di rumahnya.


Pemeran lainnya yang bermain dalam film ini adalah Idris elba sebagai Krall, Sofia Boutella sebagai Jaylah, dan Joe Taslim sebagai tangan kanan Krall, Manas . Tentu saja masih banyak lagi pemeran lainnya sebagai pendukung Star Trek Beyond.


Beberapa pemeran Star Trek versi lama juga muncul dalam Star Trek Beyond dalam bentuk foto.



Proses Produksi


Skrip film ini dikerjakan oleh Simon Pegg dan Doug Jung setelah pihak studio merasa kalau skrip sebelumnya yang dikerjakan oleh Roberto Orci, Patrick McKay, dan John D Payne kurang menarik minat mereka. Orci sendiri kemudian bertindak sebagai produser bersama dengan JJ Abrams, yang di dua film sebelumnya bertugas sebagai sutradara.


Naskah garapan Simon dan Doug dianggap lebih terbuka dan lebih santai. Sesuatu yang dianggap positif oleh pihak studio meskipun ada kekhawatiran kalau langkah ini akan membuat Star Trek terkesan tidak eksklusif lagi. Memang tidak bisa dipungkiri, meskipun tidak seheboh Star Wars, tapi Star Trek punya die hard fans yang terbilang tidak sedikit.


Belum lagi soal kontroversi mengenai karakter Hikaru Sulu yang disinyalir adalah seorang gay, membuat Simon Pegg perlu angkat bicara dan membela keputusannya untuk menampilkan karakter Hikaru Sulu sebagai gay tanpa harus berlebihan menggambarkannya. Simon membiarkan penonton sendiri yang menyimpulkan.


Proses pengambilan gambar dimulai pada bulan Juni 2015 di Vancouver Kanada. Beberapa lokasi syuting termasuk Seoul, Korea Selatan dan Dubai Uni Emirat Arab. Syuting berakhir pada bulan Oktober 2015.



Score and Soundtrack


Komposer Michael Giacchino didaulat menggarap score nya dan Rihanna mendapat tugas untuk menyanyikan lagu tema berjudul Sledgehammer yang ditulisnya bersama dengan Sia Furler dan Jesse Shatkins.


[embed]https://www.youtube.com/watch?v=BXhIT4MpRis&noredirect=1[/embed]

What I Said


Meskipun bukan fans berat Star Trek, tapi saya lebih menyukai film ini dibanding Star Wars (sorry fans, jangan bully saya ya? :D ). Sejak film yang pertama saya sudah menyukainya. Meskipun ada teman yang tidak menyukainya karena terlalu banyak drama, tapi menurut saya Star Trek bisa dinikmati baik dari visual maupun alurnya.


Dibanding 2 film sebelumnya, Star Trek Beyond mungkin bukan yang paling bagus, tapi cukup seru dan masih bisa ditonton. Pace filmnya cukup cepat dengan adegan action yang ritmenya terjaga dan tidak melelahkan. Humornya juga tidak berlebihan dan tetap lucu.


Penampilan Joe Taslim sebagai Manas mungkin agak mengecewakan penonton terutama di Indonesia. Tentu saja banyak dari kita yang berharap banyak dari penampilan Joe Taslim setelah pemberitaannya cukup heboh di dalam negeri. Tapi buat saya, porsi sebagai Manas sudah lebih dari cukup bagi Joe Taslim paling tidak untuk saat ini. Meskipun dialognya masih terbatas, tapi menjadi tangan kanan Krall, posisi Manas terbilang cukup penting. Siapa tahu setelah ini porsi peran Joe Taslim di film Hollywood akan lebih banyak? Who knows.


Beberapa adegan mengingatkan saya pada Independence Day (yang pertama). Terutama saat kru USS Enterprise berusaha mengobrak-abrik formasi pesawat tempur alien milik Krall yang menyerupai sekumpulan lebah.


Dalam Independence Day karakter Will Smith dan Jeff Goldblum menggunakan virus komputer yang disusupkan dalam komputer utama yang pada akhirnya juga mengacaukan komunikasi antar personel dan melumpuhkan shield kapal induk sehingga bisa digempur oleh pesawat tempur milik pasukan AS dan sekutunya. Di Star Trek Beyond, mereka menggunakan teknik melumpuhkan kawanan dengan menggunakan musik rock yang bertujuan mengacaukan komunikasi antar kawanan. Tentu saja ini adalah pengetahuan dasar yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, bahwa lebah dapat terganggu dengan suara bising yang ada di sekitarnya.

1 Comments

Punya uneg-uneg? Jangan disimpan. Tulis di sini.