Sebagai salah satu landscape paling terkenal di Semarang, Kota Lama menyimpan pesonanya sendiri. Meski tidak terlalu luas namun tempat ini menjadi salah satu spot yang wajib dikunjungi tiap kali singgah ke kota Atlas. Kota Lama memang tidak menyajikan wisata yang hingar-bingar namun cukup mampu menghibur terutama bagi mereka yang menyukai wisata nostalgia.


Kawasan Kota Lama memang relatif berkembang dengan cukup pesat beberapa tahun belakangan. Potensi wisata ini tampaknya dilihat oleh Pemerintah Daerah dengan memberikan dukungan bagi infrastruktur wilayah sekitar. Taman Srigunting yang dulunya terkesan biasa saja, sekarang sudah terlihat lebih cantik. Dengan latar belakang Gereja Blendhuk yang terkenal, tempat ini menjadi salah satu taman kota yang paling banyak dikunjungi.


Penataan wilayah Kota Lama juga berkembang dengan hadirnya beberapa area yang memang ditujukan untuk jadi salah satu tujuan wisata. Salah satu yang menjadi perhatian selama hampir 2 tahun belakangan adalah kehadiran pasar klithikan di sekitar area tersebut.



Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


Pasar klithikan menempati area samping taman Srigunting di sekitar jalan Letjen Soeprapto Semarang. Ada sekitar lebih dari 30 tenda yang membuka usaha penjualan barang antik. Pedagang ini tergabung dalam paguyuban yang menamakan diri sebagai PADANGRANI - Paguyuban Pedagang Barang Seni. Dan area ini mereka sebut sebagai Kampoeng Seni.


Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


Sesuai dengan namanya banyak barang antik yang bisa kita jumpai di sini. Mulai dari sepeda motor sampai peralatan makan lawas semuanya bisa dilihat. Dan jika kamu tertarik, kamu bisa bernegosiasi dengan pedagang dan membawa barang-barang ini pulang.


Menurut keterangan dari salah satu pedagang barang antik di pasar klithikan Kampoeng Seni PADANGRANI, keberadaan mereka di area kota lama masih belum mendapatkan pengakuan resmi dari Pemerintah Kota Semarang. Meskipun mendapat apresiasi dari pejabat, namun ijin resmi dari pemerintah kota diakui belum bisa dikantongi. Saya sendiri kurang tahu alasannya, tapi menurut penuturan dari salah satu pedagang di sana, mungkin terkait dengan rencana Pemerintah Kota untuk membangun pasar Klithikan di wilayah Penggaron.


Nantinya semua pedagang pasar klithikan Kota Lama akan dipindah ke area baru tersebut, namun sepertinya rencana ini masih belum terealisasi. Pihak paguyuban sendiri agak keberatan dengan rencana tersebut mengingat wilayah Penggaron dianggap cukup jauh. Selain itu Kota Lama dianggap sesuai dengan keberadaan PADANGRANI yang sebagian besar menjual barang seni dan antik sehingga harapannya keduanya mampu mendukung satu sama lain.


Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


PADANGRANI memang belum mendapatkan izin resmi dari Pemerintah Kota Semarang, namun operasional mereka sudah mendapat izin dari pihak-pihak terkait yang ada di sekitar area tersebut. Pedagang juga mengaku bahwa mereka juga menjaga wilayah tersebut tetap bersih dan tidak keberatan jika harus membayar retribusi pada Pemda sekiranya izin resmi bisa diberikan. Bahkan menurut keterangan, Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo juga sempat mengunjungi tempat tersebut dan berjanji akan membangun 3 unit toilet umum sebagai salah satu sarana. Namun sampai sekarang masih belum terealisasi.


Saat ini ada sekitar 38 pedagang yang bergabung dengan PADANGRANI. Namun secara keseluruhan, paguyuban ini mempunyai anggota hingga 60 orang dimana tidak hanya pedagang seni dan barang antik saja, namun juga pengusaha kuliner yang membuka usahanya di sekitar Kota Lama.


Buat saya sendiri lebih senang jika pasar seni dan barang antik ini tetap berada di Kota Lama karena memang ambiance nya lebih terasa. Asal bisa tertib dan tidak membuat kawasan Kota Lama jadi kumuh, saya pikir keberadaan mereka tidak perlu dianggap sebagai sesuatu yang mengganggu.


Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


Waktu saya tanya berapa sih rentang harga barang-barang disini, beberapa pedagang menjawab kalau itu relatif. Karena ada barang-barang yang dijual dengan harga murah dengan kisaran puluhan ribu, namun ada juga yang bisa sampai jutaan. Biasanya mereka menetapkan harga jual berdasarkan harga pasar barang antik yang saat ini berlaku. Sekedar gambaran saja, kalau harga barang-barang di sini bisa ditawar lho.


Mungkin ada food blogger yang butuh properti?


Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


Pasar Klithikan Kota Lama Semarang
Pasar Klithikan Kota Lama Semarang


Jadi begitulah sedikit cerita tentang tempat yang bisa kamu kunjungi kalau suatu saat main ke Semarang. Jangan lupa mampir ke pasar klithikan PADANGRANI ini ya?

15 Comments

  1. wingi mung lewat dan gak poto-poto. keren2 bgt siy ya barangnya. :D

    fufufu.. blm keneh selesai nulis yg jalan2 hihi... nyicil baru dapet lawang sewu thok.

    ReplyDelete
  2. Setuju, aku rasa selama mereka bisa menjaga ketertiban, Pasar Klithikan ini cocok untuk berada di sini. Dan rasanya kota lama akan berbeda jika pasar ini dipindah jauh.

    ReplyDelete
  3. Salah satu kota yang pengen saya kunjungi hihi

    ReplyDelete
  4. Pasar seni dan kota lama ini terasa menyatu Mas. Sayang kalau dipindah.

    ReplyDelete
  5. Lhooo..kenapa cuma mung lewat? Haha..next time harus mampir lihat-lihat.

    ReplyDelete
  6. udh kesorean, kelamaan nongki2 di siegel :D

    ReplyDelete
  7. Eh, di Semarang ada pasar Klithikan juga ya ? tapi ada barang antiknya :D di Jogja adaaa juga dong :D tapi terkenal dengan barang murah meriahnya :D

    ReplyDelete
  8. Betul banget, dan pasti akan beda jika itu terjadi.

    ReplyDelete
  9. Wah, kalo Jogja mah jangan tanya...kota seni pasti ada barang2 antiknya juga... Malah kalo denger cerita dari temen2 yang suka belanja buat properti foto, Jogja surganya... :))

    ReplyDelete
  10. Uwuwuwuwuwu yaudaaah, main-main ke Jogja siniii Mas :D

    ReplyDelete
  11. pernah ngelewatin pas ke gereja blendoeg tapi hanya mampir bentar. setuju, kalau pasar ini dipindah nga seru seperti sekarang dong yach? padahal kan asal merekanya tetap menjaga kerapian dan kebersihan kenapa nga?

    ReplyDelete
  12. ini tempatnya baru ya mas, sepertinya dulu belum ada deh..? atau saya yang kurang jauh mainnya ya. hahahaha

    ReplyDelete
  13. Hahaha, bisa jadi keduanya Mas. Karena pasar ini sudah cukup lama sebenarnya, karena menurut yang jualan, sudah 2 tahunan mereka di sana. Karena kesibukan dan kurang jauh dolannya, dirimu jadi belum sempat lihat. :))

    ReplyDelete
  14. ohw.. kalau baru 2 tahunan, pantas saya tidak tahu, soalnya meninggalkan semarang udah 5 tahun. Kalaupun ke semarang, cuma mampir bentar gak sempat keliling-keliling...

    ReplyDelete

Punya uneg-uneg? Jangan disimpan. Tulis di sini.