Jumat lusa saya dan beberapa teman berangkat ke Jogja. Ini adalah sebuah piknik "embuh" yang diselenggarakan oleh kantor untuk mereka yang tempo hari nggak berangkat ke Jawa Timur. Saya termasuk. Sebenernya saya tidak terlalu antusias dengan perjalanan ini. Bukan apa-apa, saya memang tidak terlalu suka jalan rame-rame. Lebih seneng jalan-jalan sendirian atau berdua, atau bertiga, atau berempat, yang penting nggak rewo-rewo. Tapi ya sudahlah, namanya juga free trip ya kenapa enggak? Nggak modal plus dapet uang saku juga.


Tujuan perjalanan kali ini adalah Pantai Indrayanti yang ada di Gunung Kidul. Belakangan pantai ini jadi perbincangan banyak orang karena suasananya yang masih bersih. Terletak di wilayah Gunung Kidul, Indrayanti adalah salah satu dari jajaran pantai yang ada di Gunung Kidul. Tepatnya apa saja saya kurang begitu tahu, yang pasti disini ada banyak wisata pantai yang bisa dikunjungi.


Berangkat jumat pagi, rombongan tiba di Wonosari Jogja sekitar pukul 2 siang. Kami langsung cek ini ke sebuah penginapan bernama Wisma Joglo Samiaji. Tempat penginapan ini bisa dicari di google. Sebuah penginapan sederhana milik seorang pensiunan TNI (kalo ga salah). Soalnya disana ada banyak atribut ketentaraan, termasuk pesan-pesan soal Nasionalisme, hehehe.


IMG_20141010_145044

Terdiri dari sekitar 12 kamar, Wisma Joglo Samiaji adalah tempat yang tenang. Terletak di Jalan Mayang Wonosari, tempat ini cukup mudah dijangkau - kalau sudah sampai Wonosari tentunya. Tidak jauh dari jalan raya, sekitar 100 meteran, tapi suasana di tempat ini cukup tenang, dan cocok dijadikan tempat menginap murah bagi mereka yang hobi travelling in budget.


Dengan biaya sewa kamar bervariasi mulai dari 90 ribu rupiah, kita sudah bisa mendapatkan kamar yang bersih dengan fasilitas standar yang cukup memadai.


IMG_20141010_145037


IMG_20141010_144928


IMG_20141010_144934


IMG_20141010_144946


IMG_20141010_145003


Kayaknya sih tempat ini memang banyak digunakan untuk transit, mengingat dari segi budget penginapan ini memang terjangkau, dan fasilitas kamarnya sendiri nggak tergolong premium, tapi bersih dan cukup nyaman.


IMG_20141010_145312


Oh ya, setahu saya harga di atas belum termasuk sarapan. Tapi keesokan paginya ada mas-mas yang nganterin setangkup roti bakar meises coklat yang enak dengan segelas teh panas tawar (yang ini atas permintaan saya, tanpa gula).


Setelah beristirahat selama kurang lebih 2 jam, rombongan langsung jalan ke Pantai Indrayanti. Lama perjalanan menurut Blackberry Maps adalah 45 menit. Tapi semua tergantung kecepatan kendaraan. Jalan menuju ke sana sudah baik meskipun lebarnya juga nggak terlalu. Karena waktu itu berangkat sudah cukup sore buat ngejar sunset, suasana sepanjang jalan sudah cukup sepi. Di kanan kiri tampak bebatuan dan sawah-sawah tandus karena musim kering. Gunung Kidul selalu jadi highlight tiap musim panas seperti ini, karena daerah sana pasti kekuarangan air bersih. Dan nyatanya memang begitu, sepanjang jalan bisa kelihatan efek dari musim kemarau panjang saat ini.


Sebelum ke Indrayanti, kami mampir ke Pantai Drini. Sebenarnya ini bukan tempat tujuan utama wisata ini, tapi setelah jalan ke Indrayanti, menurut saya lanskap Drini malah lebih bagus. Ketika sampai disana pasang sudah mulai naik, tapi kami masih bisa melihat laguna yang terlihat karena air surut seharian.


IMG_20141010_170019


Saya memang agak takut dengan laut. Nggak tahu kenapa, nggak pernah mau masuk ke air kalau main ke laut. Hehehe. Paling ya cuma di pinggir-pinggir nya saja. Ngeri mah saya...:D Tapi suasana sore di Drini memang luar biasa...syahdu dan rada mistis...hihihi...


IMG_20141010_170002


Ini karang yang berada di salah satu sisi dari Pantai Drini. Saat itu masih agak kering, tapi air pasang mulai datang ketika rombongan berada di sana selama beberapa saat. Kurang lebih saat itu sudah pukul 5 sore.


IMG_0848


Dan ini lah sebagian rombongan yang berfoto dengan latar belakang matahari terbenam di pantai Drini.


Setelah selesai menikmati sore hari di Drini, kami menuju ke Indrayanti. Tapi sayang sudah nggak dapet Sunset. Disana nggak bisa lama-lama karena sudah keburu malam. Dan kami pun pulang ke penginapan. Malemnya, rombongan menuju ke kota buat makan di Rumah Makan Cak Koting. Menurut saya agak repot sih, karena jarak dari Wonosari ke kota Jogja hampir 2 jam. Saya sih nggak prefer kalo suruh bolak-balik begitu, karena di Wonosari juga banyak rumah makan. Tapi ya karena rencana jalannya sudah ada yang ngatur, kita mah tinggal duduk manis saja hihihi.


Paginya, kami kembali ke Drini untuk melihat Drini di siang hari. Laguna yang kemarin sore kelihatan, tertutup air pasang. Kami sempat berfoto-foto disana untuk keperluan kantor sesuai permintaan si Bos. Tapi tetep, narsis sendiri boleh dong ya?


C360_2014-10-11-07-45-18-626


Pasir pantai Drini masih bersih. Seneng ngelihatnya...semoga sampai kapanpun tetep bersih dari sampah ya?


IMG_20141011_073712


IMG_20141011_073716


Puas jalan-jalan ke Pantai Drini, kami pindah lagi ke Indrayanti dan makan siang disana. Oh ya, deket Indrayanti ada Tempat Pelelangan Ikan dimana kita bisa membeli hasil tangkapan nelayan sekitar yang masih segar dan meminta beberapa ibu yang membuka lapak disana untuk memasakannya untuk kita. Kebetulan di Bos beli ikan tengiri, tongkol, cumi dan lobster. Ikannya enak, masih segar, dagingnya lembut dan manis. Dengan sambal terasi dan bawang mentah yang Yummy, kita bisa menikmati santapan sambil memandangi ombak. Pokoknya seru.


Apakah saya pengen datang ke Pantai ini lagi? Tentu saja iya. Tapi kapan dan gimana caranya? itu yang embuh....


:D


*gambar diambil dengan kamera Blackberry Z3. Hak cipta sepenuhnya milik saya. Kalau mau mengkopi atau menyimpan dan menggunakannya untuk kepentingan pribadi/publikasi, ijin dulu sama saya ya? Terima kasih.

0 Comments