Pacific_Rim_FilmPoster


Saya nggak tahu apa yang ada di kepala Guilermo Del Toro. Sejak Hell Boy dan Pan's Labyrinth saya selalu penasaran dengan karya-karyanya. Bahkan ketika dia hanya bertindak sebagai produser, saya selalu penasaran. Sutradara yang senang bermain dengan fantasi tentang peri dan makhluk-makhluk supranatural ini memang punya "sesuatu" yang menarik. Di beberapa film yang saya tonton, kebetulan bergenre horor atau thiller suspense macam Don't Be Afraid Of The Dark, Mama, sampai yang terakhir Julia's Eyes, Del Toro memberikan gambarannya tentang "kehidupan lain" selain kehidupan yang kita kenal. Karena konon kabarnya del Toro adalah orang yang percaya dengan hal-hal seperti ini. Dan kebanyakan dari kita juga kan? Hanya saja Del Toro punya kemampuan untuk mengangkatnya ke dunia visual, dan membuat kita jadi lebih percaya bahwa makhluk-makhluk itu ada.


Termasuk Pacific Rim, film terbaru arahan Guillermo Del Toro (saya sering salah mengira antara Guillermo Del Toro dan Benicio Del Toro) yang menampilkan sosok monster yang disebut Kaiju dan jagoan robot bernama Jaeger. Kaiju mungkin bukan makhluk fantasi yang dihasilkan dari buah pikir sang sutradara. Karena sebelum Pacific Rim menampilkan sosok monster ini, film-film garapan sineas Jepang sudah lebih dulu memperkenalkannya melalui banyak film. Dari mulai Ultraman sampai Godzilla. Pun robot yang disebut Jaeger disini juga bukan hal baru. Mungkin banyak diantara kita yang kenal dengan Pat Labor atau Evangelion. Lagi-lagi karakter ini juga diilhami dari robot-robot jepang, meskipun nama Jaeger diambil dari bahasa Jerman yang artinya kurang lebih "Sang Jagoan Pembasmi"


Diceritakan dengan latar belakang masa depan, dimana Alien menyerbu bumi dari dasar laut. Selama ini kita mengira bahwa kehidupan makhluk asing berada di antara bintang-bintang, tapi yang tak pernah kita tahu bahwa mereka juga hidup di bawah perut bumi. Kaiju - yang artinya adalah Makhluk Buas ini muncul ke permukaan bumi untuk menghancurkan umat manusia dan mengambil alih bumi. Belakangan ketahuan kalo Kaiju ini hanya makhluk suruhan dari sebuah koloni makhluk asing yang ada di dasar bumi. Melalui sebuah portal yang disebut Terusan di sekitar teluk Guam, para Kaiju ini meneror penduduk bumi.


pacific-rim-poster-banner


Demi menyelamatkan kehidupan manusia, dibangunlah sebuah proyek Jaeger sebagai tandingan. Jaeger adalah robot besar yang dikendalikan oleh 2 orang pilot yang mengendalikan gerakan sang robot. 2 Orang pilot ini biasanya adalah 2 orang terdekat yang punya keterikatan batin. Mereka akan saling berhubungan melalui alat yang akan menyatukan syaraf otak mereka, dan pada akhirnya akan menggerakkan Jaeger.


Masing-masing negara punya jenis Jaeger sendiri. Jepang punya Coyote Tango, China dengan Crimson Typhoon-nya, Australia diwakili Striker Eureka, dan Rusia  punya Jaeger terbesar bernama Cherno Alpha. Amerika sendiri tentu saja nggak mau kalah (ya iyalah..) mereka punya Gypsy Danger yang dikemudikan oleh 2 orang kakak beradik Yancy dan Raleigh Beckett. Yancy sendiri tewas dalam sebuah pertempuran melawan Kaiju dan Gypsy rusak parah. Selama 5 tahun lebih Raleigh pensiun dari profesinya sebagai pilot Jaeger dan bergabung dengan proyek pembuatan tembok penghalang Kaiju yang digagas oleh banyak pemimpin dunia.


Selama pembuatan tembok ini para Jaeger harus dikandangkan. Proyek ini akan dibekukan, tapi Marshall Stacker Pantecost punya rencana sendiri. Dia percaya bahwa Jaeger adalah satu-satunya cara untuk menghalangi para Kaiju mengambil alih bumi. Di Hong Kong, basecamp para Jaeger, Marshall Pantecost memimpin kembali para Jaeger untuk beraksi melawan Kaiju. Dan Raleigh pun bergabung kembali. Kali ini dia mendapatkan co-pilot baru. Mako Mori, adalah seorang gadis yang orang tuanya jadi korban keganasan Kaiju di Jepang. sejak kecil dia diasuh oleh Marshall Pantecost.


Marshall sendiri sebenarnya tidak setuju Mako bergabung dengan pasukan Jaeger. Lebih kepada alasan Marshall terlalu sayang pada Mako. Padahal Mako sendiri ingin bertarung melawan Kaiju demi keluarganya. Dengan proses yang sulit, akhirnya Mako dan Raleigh pun bisa berpasangan menjadi pilot Gypsy Danger.


Kaiju yang datang ke permukaan melalui Terusan pun makin banyak dengan ukuran yang makin besar. Seorang peneliti bernama Dr Newton dan rekannya Dr Herman Gottlieb mencari cara untuk mengalahkan Kaiju. Walaupun mereka berbeda pendapat, tapi pada akhirnya keduanya bersatu dan setuju untuk melakukan eksperimen, melihat apa isi otak Kaiju dan mencari cara bagaimana menghancurkan Terusan.


Akhirnya dengan perlawanan yang cukup ketat Terusan pun bisa dihancurkan dengan bom nuklir yang dibawa oleh Gypsy Danger dan Kaiju pun berhasil dikalahkan.


Pacific Rim jelas adalah sebuah film fiksi sains yang seru. Sudah lama juga saya tidak melihat film seperti ini sejak Transformer. Walaupun secara tema mungkin terkesan anak-anak, tapi film ini ditujukan juga untuk penonton dewasa. Robot-robot gagah mungkin sangat disukai oleh penonton pria dewasa. Toh bagaimanapun, selalu ada jiwa kanak-kanak dalam diri orang dewasa bukan? :D


Dibandingkan dengan Transformers, grafis keduanya mungkin bisa dibilang berbeda. Robot-robot di Transformer terlihat lebih detail dengan ketajaman dan presisi yang enak dilihat. Sedangkan Jaeger terasa kurang tajam, hanya menang gede doank. Bahkan Kaiju-nya pun terasa agak kabur dan terlalu halus untuk dilihat. Pertarungan antara Kaiju dan Jaeger yang kebanyakan berlangsung di air atau saat hujan turun, makin mengurangi detail visualnya. Special Effectnya sih ok, tapi buat mata memang agak membingungkan. Mungkin agak terasa berbeda kalau dilihat di layar 3D kali ya? (saya nonton di layar 2D)


Secara keseluruhan film ini membangkitkan lagi kenangan masa kecil tentang pertarungan antara manusia, robot dan monster. Sekarang saya sih masih akrab, secara keponakan juga seneng nonton Power Rangers atau Ultraman yang banyak jenisnya itu. Tapi memang, Pacific Rim menjadi film yang memberikan sarana untuk bernostalgia dengan cara yang tidak terlalu kekanak-kanakan, karena bisa jadi orang dewasa sudah ogah bahkan cenderung malu nonton Power Rangers atau Ultraman.


Cerita Kaiju dan Terusan yang hancur mungkin sudah menjadi akhir dari film Pacific Rim. Tapi bisa jadi nanti akan ada sequelnya, secara sayang juga sih kalo film seperti ini nggak jadi franchise. Paling enggak sampai 3 film lah ya? hehehe.


simak trailernya disini.


http://www.youtube.com/watch?v=5guMumPFBag

Selamat menonton. ^^V dan jangan nunggu sampai VCD or DVDnya muncul ya?

0 Comments