http://www.youtube.com/watch?v=yhz4A5BCMAA

[SPOILA! SPOILA!]

I'm not the biggest fan of Star Trek, but i like the first movie...dan yang ini juga. :D

Cerita dibuka di sebuah planet bernama Nibiru ketika Kapten James "Jim" Kirk (Chris Pine) dan Dr. Leonard "Bones" McCoy (Karl Urban) dikejar-kejar oleh penduduk asli Nibiru. Kapten Kirk dan Dr. Bones memang punya agenda menjauhkan penduduk sekitar gunung untuk menjauh dari gunung berapi yang sedang bersiap untuk meletus. Dan tim dari SS Enterprise memang mendapat tugas untuk menyuntikkan fusi dingin yang akan menetralkan magma di gunung tersebut dan Mr. Spock (Zachary Quinto) ditugaskan untuk masuk ke dalam inti bumi. Dan misi mereka pun berhasil.


Berpindah ke kota London di tahun 2500-an di masa depan. Seorang pegawai Federasi hampir putus asa ketika mendapati anaknya sakit, sampai suatu saat dia bertemu dengan seseorang yang bisa menyembuhkan penyakitnya dengan syarat dia harus melakukan sesuatu, yaitu meledakkan pusat arsip dari kantor Federasi. Ledakan itu pun menimbulkan kehebohan dan Federasi mengumpulkan petinggi-petingginya untuk membahas kejadian tersebut. Dan disinyalir pelakunya adalah John Harrison (Benedict Cumberbatch) seorang agen Federasi yang sebenarnya adalah makhluk super berusia 300 tahun.


Saat itulah John Harrison menyerang markas besar Federasi dan menembaki para petinggi Federasi hingga komandan Christopher Pike meninggal dunia. Jim Kirk pun dendam dengan Harrison dan bertekad membunuhnya.


John Harrison berhasil berpindah ke sebuah wilayah tak berpenghuni di planet Klingon. Kirk dan timnya pun mendapat perintah untuk mengejar dan membunuh Harrison. Perintah itu datang langsung dari komandan tertinggi Federasi starfleet Alexander Marcus (Peter Weller). Marcus bilang pada Kirk kalau sebenarnya tempat yang dibom oleh Harrison bukan pusat arsip starfleet, tapi sebuah tempat yang disebut Section 31 yang sedang mengembangkan senjata berupa torpedo dengan status : CLASSIFIED.


James Kirk dan pasukannya mengejar Harrison sampai ke Kronos,wilayah Klingon yang tidak berpenghuni. Tapi kapalnya dikejar oleh kapal perang Klingon. Saat Uhura (Zoe Saldana) berusaha berunding dengan komandan pesawat tersebut, tiba-tiba mereka ditembaki oleh seseorang yang ternyata adalah Harrison. Dia mengaku menyerah pada James Kirk dan bersedia untuk dibawa ke SS Enterprise.


Harrison kemudian mengakui bahwa torpedo yang sedang dibuat oleh Starfleet adalah pasukannya. Dan nama asli dari Harrison ini adalah Khan, seorang komandan pasukan perang yang dimanfaatkan oleh Marcus untuk menjadi pasukan perangnya. James Kirk bingung, mana yang harus dipercaya. Apakah dia akan percaya pada kata-kata Khan? Disisi lain dia mengetahui rencana besar dari Marcus yang ingin menciptakan perang antara pasukan Bumi dengan Planet Klingon.


...


JJ Abrams adalah seorang sutradara yang saya kenal lewat karyanya ALIAS - sebuah serial TV yang dulu bisa membuat saya rajin nongkrong di depan TV tiap minggu malam. Dan film-film selanjutnya selalu bikin saya penasaran. Cloverfield, Super 8, Mission Impossible 3, dan ngerasa kalo jaminan filmnya bakal bagus. [walaupun saya nggak suka sama Cloverfield dan super 8]. Dan kali ini dia menjadi pilot dari film layar lebar kedua dari installment Star Trek.


Walaupun banyak temen yang bilang nggak suka sama film pertamanya, tapi menurut saya Star Trek yang pertama bagus! Entah kenapa saya menyukainya. Walaupun saya bukan fans Star Trek, tapi penyajian Star Trek versi layar lebar waktu itu mampu membuat ternganga. Nggak nyangka juga kalau Star Trek bisa dikembangkan sedemikian rupa. Tidak seperti yang saya lihat dulu waktu ditayangkan di TV. Membangkitkan kenangan masa kecil,ceritanya.


Dan Film yang kedua pun digarap dengan lebih megah, dengan lebih banyak humor, dan konflik yang lebih rumit. Ada banyak istilah teknis luar angkasa yang saya nggak tahu. Terutama ketika Scotty (Simon Pegg) yang seorang teknisi berdebat dengan Kapten Kirk tentang apa isi torpedo dan bagaimana efeknya jika dibawa oleh SS Enterprise tanpa diketahui apa isinya, membuat saya sedikit pusing. Tapi sisanya adalah aksi yang cukup mendebarkan.


Bintang-bintang di film Star Trek yang pertama hadir kembali, kecuali Eric Bana yang berperan sebagai komandan Klingon tentu saja. Karena kali ini konflik yang ditampilkan tidak seputar perseteruan Federasi dan Klingon, tapi tentang karakter Khan, seorang manusia super yang dimanfaatkan oleh Alexander Marcus untuk mencapai ambisinya.


Porsi Mr. spock di film ini lebih banyak dibandingkan dengan film pertamanya. Kali ini Mr. Spock menjadi karakter yang lebih bersinar dibandingkan Kapten Kirk sendiri. Mulai darii konflik pribadinya hingga perannya ketika menyelematkan Kapten Kirk dari kematian dengan menangkap Khan dan mengambil darah supernya untuk menghidupkan Kapten Kirk.


Hubungan Spock dan Kirk pun digambarkan dengan lebih intim. Dan entah kenapa - mungkin karena yang meranin Mr. Spock adalah seorang gay in his real life, hubungan personal antara Spock dan Kirk jadi terasa lebih berbau romansa ketimbang persahabatan. Bahkan jika dibandingkan dengan hubungan Spock dan Nyota Uhura, jadi berbeda jauh.... Hihi...


Di akhir film Khan berhasil ditangkap dan dimasukkan ke dalam kapsul pendingin bersama dengan 72 pasukannya. Ini menjadi pertanyaan, apakah akan ada Star Trek ketiga? Dan apakah karakter Khan yang kejam dan nggak kenal ampun ini akan dimunculkan kembali? Well, siapa tahu.


Tapi yang pasti Benedict Cumberbatch [menurut saya] cukup berhasil dalam membawakan karakter Khan yang dingin dan mampu melakukan apapun demi mencapai tujuannya.


^^V

0 Comments